Breaking News:

Kecelakaan Maut di Subang

Korban Kecelakaan Maut di Subang Tahan Nyeri Tulang Iga Patah Selama 15 Jam, Muka Masih Banyak Kaca

Mulanya Junaidi menceritakan kronologi ia dapat mengetahui nasib nahas yang menimpa Nurmalasari itu.

TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Nurmalasari (34) korban bus terguling Subang, Jawa Barat, di RSUD Depok, Sawangan, Minggu (19/1/2020). Sari merupakan salah satu korban bus terguling di tanjakan Nagrog Palasari Ciater. 

"Ternyata saya enggak langsung dikasih tahu, takut kepikiran katanya," ujarnya.

Sambil menghela nafas, Junaidi mengaku sudah mengikhlaskan saat mengetahui anaknya mengalami beberapa luka cukup berat.

"Ya habis dikasih tahu, saya ikhlas saja, namanya sudah takdir Allah," ujarnya.

Korban bus terguling di Subang 2
Nurmalasari (34) korban bus terguling Subang, Jawa Barat, di RSUD Depok, Sawangan, Minggu (19/1/2020).

Junaidi langsung mencari informasi terkait keadaan Nurmalasari, bersama anak-anaknya yang lain.

Pada Minggu (19/1/2020), Nurmalasari tiba di RSUD Depok, bersama 12 korban luka lainnya.

Junaidi mengatakan, anaknya mengalami luka patah tulang dan luka akibat pecahan kaca bus.

"Sesaknya itu karena benturan. Tulang iga nomor tiga dari atas patah," ujarnya.

Junaidi kemudian menceritakan soal perlakuan yang diterima Nurmalasari di rumah sakit yang sebelumnnya.

"Mestinya kan emergency dulu, kalau perlu dirawat ya dirawat, namanya kan manusia."

Junaidi tampak memendam amarah saat menceritakan perlakuan yang diterima Nurmalasari.

Dua jenazah korban tewas Bus pariwisata PO Purnamasari dimakamkan berdekatan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Lio, Pondok Terong, Depok, Jawa Barat, Minggu (19/1/2020).
Dua jenazah korban tewas Bus pariwisata PO Purnamasari dimakamkan berdekatan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Lio, Pondok Terong, Depok, Jawa Barat, Minggu (19/1/2020). (Fransiskus Adhiyuda)
Halaman
1234
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved