Dari Balik Penjara, Ratu Keraton Agung Sejagat Masih Bisa Unggah Status di Medsos, Isinya Curhatan

Sang Ratu, Fanny Aminadia, pun sempat menitikkan air mata saat menjalani pemeriksaan di Mapolda Jawa Tengah.

Kolase Instagram Facebook Fanny Aminadia
Kanjeng Ratu Dyah Gitarja alias Fanny Aminadia, Ratu Keraton Agung Sejagat 

TRIBUNJABAR.ID, SEMARANG - Meski di penjara, ratu Keraton Agung Sejagat, Fanny Aminadia masih bisa mengunggah di media sosial Instagram.

Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat (KAS), Toto Santoso dan Fanni Aminadia, di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Purworejo, Jawa Tengah, mendekam di penjara setelah viral.

Keduanya tidak berada di dalam satu sel tahanan di Mapolda Jateng. 

Meski di penjara ternyata Fanny bisa mengunggah update di instagram.

Dirinya diketahui juga sempat menulis surat terbuka yang sejatinya ditujukan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, namun Fanni justru menulis Pak Ginanjar.

Dari pantauan Tribunjateng.com, Minggu (19/1/2020) saat berita ini diturunkan, postingan tersebut mendapat 5.085 komentar.

Surat terbuka tersebut ditulis Fanni melalui akun instragram, @fanniaminadia, tertanggal 15 Januari 2020. Dirinya mencantumkan tagar tagar #ganjarpranowo #nurani #poldajateng. 

Dalam surat tersebut, Fanni menyanggah telah menyebarkan kebohongan dan memohon keadilan kepada Ganjar. 

Begini isi surat tersebut seperti dilansir dari Tribunnews:

Sugeng siang Pak Ginanjar, prinsipnya kami sangat menyambut baik bahkan menunggu agar diskusi dan diuji secara akademisi sejarah ini bisa terealisasi.

Tapi pelintiran berita dan penggalan dokumentasi ternyata mampu merubah makna dari pernyataan kami

Saya yang dituduh menyebar berita Hoax, padahal yang menyebar media.

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved