Barang Bukti dan Tersangka Pabrik Pil PCC yang Digerebek BNN Dilimpahkan ke Kejari Kota Tasikmalaya

Barang bukti dan tersangka pabrik pil PCC yang digerebek BNN dilimpahkan ke Kejari Kota Tasikmalaya.

Barang Bukti dan Tersangka Pabrik Pil PCC yang Digerebek BNN Dilimpahkan ke Kejari Kota Tasikmalaya
Tribun Jabar/Firman Suryaman
Sejumlah mobil BNN Pusat termasuk yang mengangkut barang bukti dan tersangka, tiba di halaman kantor Kejari Kota Tasikmalaya, Senin (20/1/2020). 

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Barang bukti lebih dari 1 juta pil PCC serta sejumlah tersangka hasil penggerebekan BNN Pusat, di Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, beberapa waktu lalu, dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tasikmalaya, Senin (20/1/2020).

Sedikitnya lima kendaraan BNN Pusat termasuk sebuah bus BNN yang membawa para tersangka, tiba di kantor Kejari Kota Tasikmalaya, sekitar pukul 10.15.

Menurut pantauan Tribun Jabar, di kantor Kejari Kota Tasikmalaya, sejumlah petugas BNN Pusat langsung masuk kantor Kejari untuk persiapan penyerahan para tersangka serta barang bukti lebih dari 1 juta pil PCC.

Seorang petugas Kejari Kota, mengatakan, barang bukti serta tersangka dilimpahkan ke Kejari karena kasusnya akan ditangani Kejari Kota.

Otak pelaku yang juga bos pembuat PCC di Kota Tasikmalaya, Yohan (ketiga dari kiri deretan tersangka) berupaya menyembunyikan wajahnya, beberapa saat sebelum dibawa ke kantor BNN di Jakarta, Jumat (29/11/2019).
Otak pelaku yang juga bos pembuat PCC di Kota Tasikmalaya, Yohan (ketiga dari kiri deretan tersangka) berupaya menyembunyikan wajahnya, beberapa saat sebelum dibawa ke kantor BNN di Jakarta, Jumat (29/11/2019). (tribun jabar/firman suryaman)

Salah satunya karena lokasi penangkapan berada di wilayah hukum Kejari Kota Tasikmalaya.

"Iya, karena kasusnya berada di wilayah Kota Tasikmalaya, pihak BNN Pusat melimpahkan kasusnya kepada kami, untuk sanjutnya nanti disidang di Pengadilan Negeri Tasikmalaya," kata petugas tersebut.

Seperti diketahui, sejumlah petugas BNN Pusat menggerebek sebuah industri sumpit rumahan di Kelurahan Gunung Gede, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Selasa (26/11/2019), karena diduga dijadikan tempat pembuatan pil PCC.

Dalam keterangan resmi BNN, Rabu (27/11/2019), operasi di Kota Tasikmalaya dilakukan pada Selasa sekitar pukul 14.45 WIB, tepatnya di sebuah rumah yang berada persis di pinggir Jalan Syech Abduh Muhyi, Kampung Awilega, RT 4/8, Kelurahan Gunung Gede.

Konfrensi pers penggerebekan pabrik pil PCC yang berkamuflase di pabrik sumpit Kampung Awilega RT 02 RW 08, Kelurahan Gunung Gede, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Rabu (27/11/2019).
Konfrensi pers penggerebekan pabrik pil PCC yang berkamuflase di pabrik sumpit Kampung Awilega RT 02 RW 08, Kelurahan Gunung Gede, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Rabu (27/11/2019). (tribunjabar/isep heri)

Sebanyak tiga orang ditangkap dalam penggerebakan itu.

Masing-masing berinisial MJP (24 tahun), HE (39), dan SU (38).

Selain itu juga diamankan mesin cetak obat, mesin mixing, oven, alat pres atau kemasan, kompresor, dan plastik kemasan.

Petugas kemudian mengembangkan kasus ini dan menangkap beberapa tersangka lain termasuk pemilik pabrik.

9 Tersangka Pembuat Pil PCC Dibawa ke Jakarta, Bosnya Tutup Wajah Hindari Kamera Wartawan

Sembilan Orang yang Ditangkap Terkait Produksi Pil PCC Buatan Tasikmalaya Diberangkatkan ke Jakarta

Penulis: Firman Suryaman
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved