Anak-anak Mudah Terjangkit DBD, Dinkes Indramayu Minta Orangtua Jaga Prilaku Hidup Sehat dan Bersih
Memasuki musim penghujan sekarang ini, anak-anak dengan rentang usia 3-10 tahun sangat mudah terjangkit penyakit Demam Berdarah ( DBD).
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Memasuki musim penghujan sekarang ini, anak-anak dengan rentang usia 3-10 tahun sangat mudah terjangkit penyakit Demam Berdarah ( DBD).
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara saat ditemui Tribuncirebon.com di ruangannya, Senin (20/1/2020).
Deden Bonni Koswara mengatakan, daya tahan tubuh anak-anak tidak sebaik daya tubuh orang dewasa.
• Sudah 2 Warga Kabupaten Indramayu Terjangkit DBD, Masih Mungkin Bertambah
Sehingga penyebaran penyakit tersebut sangat mudah menyerang anak-anak.
"Terutama rentan sekali kepada anak-anak, karena daya tubuh anak-anak tidak sebaik orang dewasa, sehingga pada saat terkena virus itu masuk maka akan dengan mudah menyerang," ujarnya.
Oleh karena itu, Deden Bonni Koswara meminta kepada masyarakat khususnya orangtua untuk membiasakan hidup sehat dengan prilaku hidup bersih.
Hal ini guna mengantisipasi terjadinya penyakit DBD.
"Kita sekarang memberikan warning kepada masyarakat untuk membiasakan gerakan hidup sehat dengan prilaku hidup bersih," ucapnya.
Dalam hal ini, Dinkes Kabupaten Indramayu juga sudah membuat surat edaran kepada rumah sakit dan puskesmas untuk persiapan dini kemungkinan terjadinya penyakit DBD.
Mengingat potensi tersebarnya demam berdarah yang dibawa nyamuk tinggi saat musim penghujan.
"Kita juga memberikan surat edaran kepada puskemas dan rumah sakit terkait persiapan dini kemungkinan terjadinya penyakit DBD yang akan melanda di Kabupaten Indramayu," ujar dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/gejala-dan-cara-pencegahan-demam-berdarah-atau-dbd.jpg)