5 Tersangka Lain Terkait Penggerebekan Pabrik Pil PCC di Tasikmlaya Masih Buron, Begini Kata BNN

BNN masih mengejar lima tersangka lain terkait kasus penggerebekan pabrik pil PCC di Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Selasa (26/11/2019)

5 Tersangka Lain Terkait Penggerebekan Pabrik Pil PCC di Tasikmlaya Masih Buron, Begini Kata BNN
Tribun Jabar/Firman Suryaman
Kepala Subdit Psikotropika, BNN Pusat, Sri Ana, saat ditemui di halaman kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tasikmalaya, Senin (20/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Kepala Subdit Psikotropika, BNN Pusat, Sri Ana, mengungkapkan, pihaknya masih mengejar lima tersangka lain terkait  kasus penggerebekan pabrik pil PCC di Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Selasa (26/11/2019) tahun lalu.

"Kami masih mengejar lima tersangka lain dari hasil pengembangan. Mereka sudah masuk DPO (daftar pencarian orang, Red)," kata Sri, di halaman kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tasikmalaya, Senin (20/1/2020).

Pada saat penggerebakan, Selasa (26/11) tahun lalu, petugas BNN menemukan lebih dari 1 juta pil PCC, bahan baku serta sejumlah mesin produksi.

Begitu Dilimpahkan, 5 Tersangka Kasus 1 Juta Pil PCC Langsung Diperiksa di Kejari Kota Tasikmalaya

Barang Bukti dan Tersangka Pabrik Pil PCC yang Digerebek BNN Dilimpahkan ke Kejari Kota Tasikmalaya

Otak pelaku yang juga bos pembuat PCC di Kota Tasikmalaya, Yohan (ketiga dari kiri deretan tersangka) berupaya menyembunyikan wajahnya, beberapa saat sebelum dibawa ke kantor BNN di Jakarta, Jumat (29/11/2019).
Otak pelaku yang juga bos pembuat PCC di Kota Tasikmalaya, Yohan (ketiga dari kiri deretan tersangka) berupaya menyembunyikan wajahnya, beberapa saat sebelum dibawa ke kantor BNN di Jakarta, Jumat (29/11/2019). (tribun jabar/firman suryaman)

Lokasi penggerebakan berupa industri rumahan pembuatan sumpit.

Sri mengatakan, dalam penggerebekan itu sebenarnya diamankan sembilan orang.

Namun empat orang kemudian dilepas karena tidak terlibat.

"Jadi saat ini kami menyerahkan lima tersangka serta barang bukti," ujarnya.

Sementara lima tersanga yang masih buron sudah diketahui identitasnya.

Mereka di antaranya suplier bahan baku, peracik pil serta investor.

"Kami meperoleh nama-nwma mereka dari hasil pengembangan," kata Sri.

Ia menjelaskan, setelah pihak BNN Pusat selaku penyidik menuntaskan berkas penyidikan, lalu berkas perkaranya diserahkan ke Kejari Kota Tasikmalaya karena lokasi kejadiannya di Tasikmalaya.

"Jadi penyidikan kami sudah tuntas. Kemudian berkasnya dilimpahkan ke pejaksaan selaku penuntut untuk disidangkan. Para tersangka berikut barng bukti jiga kami serahkan," ujar Sri. (firman suryaman)

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved