Raden Rohidin Mempersilakan Siapapun Untuk Cek Kebsahan Kesultanan Selaco Selacau Tunggul Rahayu

Raden Rohidin pemimpin Kesultanan Selaco Selacau Tunggul Rahayu, mempersilakan jika ada pihak yang ingin menelusuri keabsahan sejarah kesultanannya

Raden Rohidin Mempersilakan Siapapun Untuk Cek Kebsahan Kesultanan Selaco Selacau Tunggul Rahayu
ist
Raden Rohidin atau Sultan Patrakusumah VIII, Kesultanan Selaco 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Raden Rohidin yang juga Sultan Patrakusumah VIII yang memimpin Kesultanan Selaco Selacau Tunggul Rahayu, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, mempersilakan jika ada pihak yang ingin menelusuri keabsahan sejarah kesultanannya.

"Saya terbuka terhadap pihak yang ingin menelusuri keabsahan Kesultanan Selaco. Silakan datang dan bisa juga menelusuri di Balai Arkeologi Bandung (yang kini bernama Balai Arkeologi Jawa Barat, Red)," kata Rohidin, yang ditemui di kediamannya, Minggu (19/1/2020).

Menurut Rohidin, di komplek Kesultanan Selaco di Kampung Karangtengah, Desa Cibungur, Parungponteng, terdapat sejumlah makam, termasuk makam Maharaja Surawisesa serta Raden Patrakusumah.

Pemkab Tasikmalaya Sempat Tegur Kesultanan Selaco, Sita Seragam Semimiliter dan Bendera PBB

"Justru saya akan merasa senang jika ada pihak lain yang kompeten mau menelusuri silsilah kesultanan kami. Jadi jangan dari kami keluarnya kebenaran ini," kata Rohidin.

Foto-foto keberadaan Kesultanan Selaco alias Selacau Tunggul Rahayu di Parung Ponten Kabupaten Tasikmalaya.
Foto-foto keberadaan Kesultanan Selaco alias Selacau Tunggul Rahayu di Parung Ponten Kabupaten Tasikmalaya. (KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA)

Ia mengungkapkan, lembaga pemerintah yang telah melakukan penelitian di Kesultanan Selaco adalah Balai Arkeologi Bandung.

"Kalau tidak salah tahun 2010 dipimpin Bapak Lutfi," ujar Rohidin.

Kesbangpol Kabupaten Tasikmalaya Akui Kesultanan Selaco Tercatat di Kemenkumham

Rohidin sendiri mengaku sebagai keturunan kesembilan Surawisesa, Maharaja Kerajaan Galuh Pakuan (Pajajaran) tang kemudian pada tahun 1527 dikudeta saudaranya sendiri. Surawisesa lalu mengungsi ke Parungponteng.

"Maharaja Surawisesa memiliki lima anak, diantaranya Raden Patrakusumah. Nah saya keturunan kedelapan dari Raden Patrakusumah," kata Rohidin. (firman suryaman)

Raden Rohidin Mengaku Kesultanan Selaco Diakui PBB, Setelan Jas Jadi Pakaian Resmi Kesultanan

Raden Rohidin Sultan Kesultanan Selaco Minta Jangan Salah Paham: Kami Tetap Warga Indonesia

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved