Mau Pamer Ngaku Punya Motor kepada Temannya di Kampung, Malah Terbongkar dan Ditangkap Polisi

Maksud hati ingin pamer punya sepeda motor kepada teman-temannya di kampung, seorang pemuda BRF alias D (21)

Mau Pamer Ngaku Punya Motor kepada Temannya di Kampung, Malah Terbongkar dan Ditangkap Polisi
istimewa
Mau Pamer Ngaku Punya Motor kepada Temannya di Kampung, Malah Terbongkar dan Ditangkap Polisi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Maksud hati ingin pamer punya sepeda motor kepada teman-temannya di kampung, seorang pemuda BRF alias D (21) malah diciduk polisi karena penggelapan sepeda motor.

Menurut Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan melalui Kapolsek Katapang, Kompol Kozasah, tersangka D diamankan karena melakukan penggelapan sepeda motor milik korban A (20) yang merupakan temannya.

"Dari hasil penyelidikan pihaknya mengetahui keberadaannya di salah satu rumah warga di Kecamatan, Bojonggambir Kecamatan Tasikmalaya," ujar Kozasah, saat dihubungi, Minggu (19/1/2020).

Kozasah, mengatakan, ihaknya melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap pelaku di salah satu rumah warga, pada saat dilakukan penangkapan tidak ada perlawanan dari pelaku.

"Penangkapan dilakukan pada Kamis (16/1/2020)," kata dia.

Batu Susun di Kawali Ciamis Diduga Candi, Ketua Dewan Minta Arkeolog Turun Tangan

"Saat dilakukan penggeledahan kita berhasil mengamankan barang bukti tindak pidana penggelapan yang dilakukan pelaku, yakni sepeda motor milik A," ujarnya.

Dari pengakuan tersangka, kata Kozasah, D melakukan aksinya dengan tujuan pamer kepada temannya di daerah Tasikmalaya.

"Pelaku berpura-pura meminjam sepeda motor korban, dengan alasan hendak pergi membeli obat  karena korban sudah kenal dengan pelaku, maka korban pun memberikan motor tersebut kepada pelaku," kata Kozasah.

Menurut Kozasah, diduga pelaku melakukan tindak pidana penggelapan lebih dari satu kali.

"Hingga saat ini pihak unit reskrim Polsek Katapang masih melakukan pendalaman," tuturnya.

Sungai Tarikolot Meluap, Ratusan Rumah di Paseh Kabupaten Bandung Pun Terendam Banjir

Kozasah memaparkan, akibat aksinya itu pelaku dikenai pasal 372 dan atau 388 penipuan dan atau penggelapan.

"Ancaman hukuman empat tahun penjara," kata dia.

Kozasah mengimbau, kepada masyarakat agar tidak mudah percaya kepada orang walaupun sudah kenal.

"Jangan gampang memberikan barang milik sendiri kepada orang lain walaupun orang tersebut sudah dikenalnya," ucapnya.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved