Pengusaha UKM Bakal Gugat Panitia Mukan Kadin Garut Gara-gara Ini

Pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Mukab) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Garut yang akan diselenggarakan pada 21 Januari 2020, terancam be

Pengusaha UKM Bakal Gugat Panitia Mukan Kadin Garut Gara-gara Ini
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Risman Nuryadi (tengah), penasehat hukum pengusaha UKM Garut saat memberikan keterangan terkait pelaksanaan Musyawarah Kadin Garut, Sabtu (18/1/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Mukab) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Garut yang akan diselenggarakan pada 21 Januari 2020, terancam berbuntut gugatan hukum.

Ratusan pengusaha yang merasa tidak terakomodasi menjadi pemilih, mengancam menggugat Panitia Pelaksana Mukab Kadin dan Ketua Kadin Garut. Ada lebih dari 280 UKM yang tak bisa mendapat hak suara.

Risman Nuryadi, penasehat hukum yang ditunjuk oleh para pengusaha Usaha Kecil Menengah (UKM), mengatakan bahwa para pengusaha sektor UKM, merasa hak pilihnya dijegal oleh panitia.

Mereka mengadukan hal tersebut kepada dirinya agar hak-hak mereka bisa pulih.

Pria di Tangsel Nekat Gantung Diri di Rumah, Diduga Karena Masalah Keluarga

“Intinya, mereka merasa hak pilihnya dijegal, hingga tidak bisa memilih. Makanya kami akan kumpulkan bukti-bukti untuk melangkah ke proses hukum,” ujar Risman, Sabtu (18/1/2020).

Risman menuturkan, para pengusaha memiliki hak untuk mendapatkan hak pilihnya seperti diatur undang-undang.

Tentunya dengan mengikuti aturan main yang telah ditetapkan panitia untuk bisa mendapatkan hak pilih.

Namun, para pengusaha sektor UKM tetap tidak bisa mendapatkan haknya. Pasalnya pengajuan mereka mendapatkan kartu anggota tidak diproses.

“Jadi ada yang memperbaharui kartu mereka dan membuat kartu baru, tapi ternyata tidak diproses. Sementara banyak pengusaha konstruksi yang mengajukan diproses kartu anggotanya,” katanya.

Pemkot Bandung Masih Kaji Pembebasan Parkir di Jalan Braga, 37% Warga Tak Setuju

Risman berharap, panitia pelaksana Mukab Kadin bisa bijak menyikapi permasalahan ini.

Jika hingga pelaksanaan Mukab,, para pengusaha UKM tidak mendapatkan hak pilihnya, maka akan ada upaya hukum yang akan ditempuh.

“Langkah awal kami akan melayangkan somasi. Kami melihat unsur-unsur pidana dan perdatanya, tinggal siapkan bukti-buktinya,” ucapnya.

Panitia Mukab telah menerima dua pendaftar calon Ketua Kadin Garut, yakni Yudi Nugraha dan Agus Alfaz.

Pemain Persib Bandung Ezechiel NDouassel Bisa Diboyong ke Arema FC atau Klub Manapun, Ini Syaratnya!

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved