Dua Gadis Yatim Piatu di Sukabumi Tinggal di Gubuk, Jualan Gorengan untuk Bertahan Hidup

Kedua anak yatim piatu itu bertahan hidup dengan keliling berjualan gorengan di Kampung Kamandoran, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Sukabumi

Dua Gadis Yatim Piatu di Sukabumi Tinggal di Gubuk, Jualan Gorengan untuk Bertahan Hidup
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Kapolres Sukabumi AKBP Nuredy Irwansyah Putra Harahap memberikan bantuan sumbangan kepada dua anak yatim piatu di Kampung Kamandoran, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI- Kapolres Sukabumi AKBP Nuredy Irwansyah Putra Harahap memberikan bantuan sumbangan kepada dua anak yatim piatu.

Kedua anak yatim piatu tersebut bertahan hidup dengan keliling berjualan gorengan di Kampung Kamandoran, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Kepala Urusan Sub Bagian Humas Polres Sukabumi, Ipda Aah Saepul Rohman, mengatakan sumbangan berawal dari adanya informasi tentang kakak beradik Lastri Sri Rahayu (15) dan Siti Nurohmah (10).

Dua anak yatim piatu dan masih usia belia, kata Aah, harus berjuang sangat berat untuk bertahan hidup dengan setiap hari berkeliling kampung untuk berjualan gorengan.

"Kedua gadis belia yatim piatu saat ini masih berstatus sebagai pelajar SMP dan SD dan tinggal bersama kakak dari almarhum orang tuanya yang bernama Sandi Cahya (40) di Kampung Kamandoran RT 02/10, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi," ujar Aah.

BREAKING NEWS- Bayar Biaya Lahiran Pakai Uang Koin, Ini Kisah Sedih Pasangan Suami Istri di Cianjur

Momen Bayu Bocah Yatim Piatu Penjual Keripik Jalan-jalan di Jakarta, Nonton Timnas dan Naik MRT

Aah mengatakan, kehidupan Sandi Cahya sangat memprihatinkan, mereka tinggal dalam sebuah rumah dengan dinding bambu yang sebagian besar sudah usang di mana di dalamnya dihuni oleh enam keluarga Sandi Cahya dan Sandi Cahya diketahui hanya bekerja sebagai buruh serabutan.

"Ibunya telah meninggal dunia karena penyakit kanker otak, sedangkan bapaknya meninggal setahun lalu karena keracunan pada saat bekerja menguras sumur," ujar Aah.

Ia mengatakan, atas informasi tersebut Kapolres Sukabumi AKBP Nuredy Irwansyah Putra Harahap memerintahkan Kapolsek Cibadak Kompol Hadi Santoso SE, untuk mengecek dan menelurusi keberadaan kedua gadis belia yatim piatu tersebut.

"Berdasarkan laporan Kapolsek Cibadak yang menyatakan informasi itu benar, maka kemudian Kapolres Sukabumi memerintahkan Kapolsek Cibadak memberikan bantuan dan sumbangan kepada adik Lastri dan adiknya Ami," kata Aah.

Aah mengatakan, Kapolsek Cibadak, bersama personel Polsek Cibadak bersama Bhayangkari Ranting Cibadak mendatangi rumah Sandi Cahya, tempat tinggal kedua gadis yatim piatu itu.

Polisi memberi bantuan berupa beras, mi instan, pakaian serta uang untuk keperluan anak yatim piatu tersebut.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved