Muda-mudi di Jombang Ini Tawarkan Jasa Prostitusi Anak di Bawah Umur, Rp 500 Ribu Sekali Kencan

Dua pemuda dan pemudi di Jombang, PA (22) dan AMS (22), ditangkap polisi setelah diduga menjadi muncikari dan menawarkan jasa prostitusi anak di bawah

Muda-mudi di Jombang Ini Tawarkan Jasa Prostitusi Anak di Bawah Umur, Rp 500 Ribu Sekali Kencan
KOMPAS.COM/MOH. S
PA dan AMS (urutan 2 dan 3 dari kiri), dua tersangka praktek prostitusi online saat diinterogasi Wakapolres Jombang, Kompol Budi Setiyono (kanan), di Mapolres Jombang, Jawa Timur, Jumat (17/1/2020) 

TRIBUNJABAR.ID, JOMBANG - Dua pemuda dan pemudi di Jombang, PA (22) dan AMS (22), ditangkap polisi setelah diduga menjadi muncikari dan menawarkan jasa prostitusi anak di bawah umur.

Dalam menjalankan praktiknya, PA dan AMS memanfaatkan aplikasi pesan instan WhatsApp untuk menawarkan jasa prostitusi.

Diketahui PA adalah warga Desa Godong, Kecamatan Gudo, sedangkan AMS (22), warga Desa Gempol Legundi, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang.

Wakapolres Jombang, Kompol Budi Setiyono mengungkapkan, keduanya ditangkap polisi pada 11 Januari 2019, setelah menawarkan seorang anak perempuan di bawah umur kepada pria hidung belang, melalui aplikasi WhatsApp.

"Jadi, foto korban ini dipajang oleh kedua tersangka untuk dijajakan kepada pria hidung belang," ujar Budi, saat menggelar konferensi pers di Mapolres Jombang, Jumat (17/1/2019).

Dosen di Padang Menarik dan Cabuli Mahasiswinya di Kamar Mandi

Praktik PA dan AMS yang menawarkan sosok kepada laki-laki hidung belang, terendus polisi diawali dengan adanya laporan dan informasi dari masyarakat.

Berdasarkan informasi itu, polisi kemudian melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya meringkus PA dan AMS dari rumah masing-masing.

Budi mengungkapkan, praktek prostitusi yang dijalankan oleh PA dan AMS sebelum diringkus polisi, yakni menawarkan 'bunga' yang masih anak-anak kepada seorang dengan harga Rp 500.000 untuk satu kali kencan.

Negosiasi dan transaksi antara mucikari dan pelanggan dilakukan melalui WhatsApp.

Setelah terjadi kesepakatan, mucikari mengantarkan perempuan yang di-booking oleh pelanggannya ke hotel yang disepakati.

Halaman
12
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved