Kronologi Avriella Ditangkap di Hari yang Sama dengan Vanessa Angel Pada 2019, Sempat Ada Firasat

Akhirnya model Avriella Shaqilla blak-blakkan soal penangkapannya terkait kasus prostitusi yang terjadi pada awal 2019.

Kronologi Avriella Ditangkap di Hari yang Sama dengan Vanessa Angel Pada 2019, Sempat Ada Firasat
Instagram/@avriellia.shaqqila
Avriella Shaqila blak-blakan cerita kronologi ditangkap 

Sebagai informasi, cyber patrol merupakan proses polisi melakukan patroli di dunia maya.

Mereka menjelajah secara online terkait untuk menemukan pihak yang terlibat.

Seperti yang banyak diberitakan, cyber patrol kerap berhasil mengungkap kasus hoaks.

Selain cyber patrol, kasus prostitusi online artis ditemukan berdasarkan pengembangan dari kasus sebelumnya.

Frans Barung Mangera mengatakan, pihaknya pernah mengungkap kasus prostitusi online terbesar yang didalangi warga negara asing, Keyko.

Kasus Prostitusi, Vanessa Angel Nangis Ingat Almarhum Ibu Kandung: Kalau Masih Ada Semua Pasti Beda

Keyko bahkan menaungi ribuan wanita untuk ditawarkan pada para pria hidung belang.

Namun, kasus Keyko tak terlalu menyita perhatian karena tak menyangkut orang terkenal.

Berbeda dengan kasus yang ditangani Polda Jatim saat ini yang menjadi sorotan karena melibatkan artis.

"Dari laporan masyarakat, kemudian saya tambahkan saja ada cyber patrol, kemudian adari jaringan yang sudah pernah kita ungkap, Keyko itu," ujarnya kepada Feni Rose dalam program Rumpi No Sacret.

Tersangka kasus prostitusi online, Endang Suhartini (kanan) dan Tantri (kiri) menceritakan terkait bisnis prostitusi yang melibatkan artis di ruangan Ditreskrimsus Polda Jatim, Kamis (10/1/2019).
Tersangka kasus prostitusi online, Endang Suhartini (kanan) dan Tantri (kiri) menceritakan terkait bisnis prostitusi yang melibatkan artis di ruangan Ditreskrimsus Polda Jatim, Kamis (10/1/2019). (surya/mohammad romadoni)

Dari kasus Keyko itulah, terungkap pula bahwa mucikari satu dengan yang lain saling berhubungan.

Komunikasi antarmucikari ini dilakukan untuk memenuhi keinginan si pria pemesan agar mendapatkan artis bidikannya.

"Akhirnya kita tahu ada keinginan sebenarnya dari user (pria pemesan) itu untuk mendapatkan prestise yang dia lakukan terhadap hal yang biasa dengan mereka yang sudah punya branding, punya packaging," kata Frans Barung Mangera.

Ia menambahkan, keinginan 'order' artis itu akan dirasakan berbeda daripada yang biasa dilakukan dengan wanita yang bukan figur publik.

"Itu akan berbeda dari apa yang mereka dapatkan secara biasa-biasa, dari menelurusi melalu cyber patrol itu akhirnya kita ketahui," ujarnya.

Penjelasan tersebut pun semakin mengundang penasaran Feni Rose.

"Kalau itu prestise dia juga ada kemungkinan dia memamerkan itu kepada teman-temannya. Itu bisa kena UU ITE?," tanya Feni Rose.

Frans Barung pun membenarkan, jika disebarkan ke ruang publik bisa langsung terjerat UU ITE.

"Ya jelas, kalau sudah masuk ke ruang publik," ujarnya.

Terkuak Tarif Asli Vanessa Angel, Ini Alasan Dia Nekat Terjun ke Dunia Prostitusi Online

Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved