Komplotan Perampas Hape Sudah Beraksi 11 Kali di Kota Cirebon

Polres Cirebon Kota membekuk komplotan perampas hape penjual roti bakar di Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti

Komplotan Perampas Hape Sudah Beraksi 11 Kali di Kota Cirebon
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Ronaldy (kanan), beserta jajarannya saat menunjukkan sejumlah barang bukti yang diamankan dari komplotan yang merampas HP penjual roti bakar. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Polres Cirebon Kota membekuk komplotan perampas hape penjual roti bakar di Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.

Namun, komplotan itu ternyata telah beraksi beberapa kali di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Ronaldy, mengatakan, dari pemeriksaan sementara para pelaku mengaku telah beraksi 11 kali.

Aksi tersebut dilakukan komplotan itu di sejumlah lokasi berbeda dalam beberapa bulan terakhir.

"11 TKP itu di wilayah hukum Polres Cirebon Kota," kata Roland Ronaldy saat konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Jl Veteran, Kota Cirebon, Jumat (17/1/2020).

Luizinho Passos Dimata Teja Paku Alam, Lima Hari di Gym

Di antaranya, di Superindo Kesambi, CSB Mall, Giant Perumnas Harjamukti, kompleks Stadion Bima, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Siliwangi, Jalan Pemuda, Pasar Mundu, Toko Daud Kedawung, dan Desa Luwung Mundu.

Bahkan, pihaknya juga mencatat ada delapan TKP lainnya yang tersebar di wilayah Kabupaten Cirebon.

"Masih kami dalami, dan para pelaku memang spesialis merampas HP korban sambil mengancam menggunakan senjata tajam," ujar Roland Ronaldy.

Menurut dia, sejumlah barang bukti juga berhasil diamankan, termasuk dua bilah golok dan pedang yang biasa digunakan pelaku untuk mengancam korbannya.

DPRD Garut Sesalkan Konflik di SMK YBKP3, Korbankan Operasional Sekolah

Selain itu, kursi milik penjual roti bakar yang rusak akibat dipukul pelaku menggunakan golok turut diamankan sebagai barang bukti.

"Saat merampas HP penjual roti bakar para pelaku sempat memukulkan golok ke kursi dan gerobak korban," kata Roland Ronaldy.

Ia mengatakan, saat ini baru dua anggota komplotan itu yang diamankan jajarannya.

Kedua warga Kabupaten Cirebon itu masing-masing berinisial AR (20) dan TR (22).

"Dua pelaku lain masih kami kerjar dan mereka sudah ditetapkan sebagai DPO," ujar Roland Ronaldy.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved