Tangis Pecah, Sang Kakak Tak Bisa Pulangkan Jasad Adiknya ke Indramayu, Dimakamkan di Jepang

Meninggalnya seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Indramayu, Ayo Sunaryo (34) dan dimakamkan di Jepang

Tangis Pecah, Sang Kakak Tak Bisa Pulangkan Jasad Adiknya ke Indramayu, Dimakamkan di Jepang
tribunjabar/Handhika Rahman
Kakak kandung Ayo Sunaryo, Cartini (50) saat menunjukan foto adiknya yang meninggal akibat penyakit kanker otak saat bekerja di Jepang, Kamis (16/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Meninggalnya seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Indramayu, Ayo Sunaryo (34) dan dimakamkan di Jepang membuat pihak keluarga sakit hati.

Ayo Sunaryo merupakan warga Desa Pegagan, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu. Ia meninggal karena penyakit kanker otak saat bekerja di negeri sakura itu.

Kakak kandung Ayo Sunaryo, Cartini (50) mengatakan, sudah berusaha memulangkan adiknya agar bisa dimakamkan di kampung halaman.

Ia bahkan rela menghampiri setiap tetangga untuk meminjam uang demi kepulangan jasad adiknya tersebut.

Namun, nominal biaya pemulangan yang sangat besar, yakni Rp 250-300 juta membuatnya tidak berdaya, keluarga pun hanya bisa pasrah menerima kenyataan Ayo Sunaryo mesti dimakamkan di Jepang.

Bupati Sebut Rata-rata Tingkat Pendidikan di Sumedang Hanya Sampai Kelas 2 SMP

"Katanya gak bisa bu di bawa pulang, kalau ibu punya uang 250 atau 300 juta iya boleh dibawa pulang. Tapi saya cari uang segitu banyak dari mana," ucapnya kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di rumah duka, Kamis (16/1/2020).

Cartini menceritakan, Ayo Sunaryo berangkat ke Jepang sebagai TKI melalui prosedur ilegal, ia berangkat menggunakan visa turis.

Hal ini yang membuat seluruh biaya meninggalnya Ayo Sunaryo mesti ditanggung keluarga, hak tersebut pula yang membuat pemerintah tidak bisa membantu memulangkan jasad adiknya tersebut.

Cartini bahkan mengaku sangat sakit hati saat melihat video-video adiknya itu saat masih hidup.

Halaman
12
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved