Revitalisasi Alun-alun Majalengka Bakal Rampung Akhir 2020

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka akan segera merampungkan revitalisasi alun-alun Majalengka

Revitalisasi Alun-alun Majalengka Bakal Rampung Akhir 2020
tribunjabar/eki yulianto
Situasi terkini revitalisasi Alun-alun Majalengka 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka akan segera merampungkan revitalisasi alun-alun Majalengka pada tahun 2020 ini.

Hal ini disampaikan, Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana, Kamis (16/1/2020).

Tarsono mengatakan, revitalisasi yang dianggarkan sebesar Rp 17 miliar itu, akan selesai pada akhir 2020.

Sementara, saat ini pembangunan tersebut sudah memasuki tahap kedua yang menggunakan anggaran sebesar Rp 7 miliar.

Profil Teja Paku Alam Kiper Baru Persib Bandung, Dua Mantan Klub Kena Degradasi, Ini Rekam Jejaknya

"Penataaan Alun-alun Majalengka dilakukan melalui bantuan provinsi sebesar Rp 17 miliar, dibagi dua tahap pembangunannya yakni di tahun 2019 lalu digelontorkan anggaran Rp 10 miliar dan tahun ini akan dituntaskan dengan anggaran Rp 7 miliar, " ujar Tarsono.

Menurut Wabup, nantinya Alun-alun tersebut akan dialih fungsikan sepenuhnya menjadi arena publik dan taman yang bisa dinikmati serta dapat diakses oleh seluruh masyarakat Majalengka.

Konsep penataan Alun-alun juga telah dibahas dan dirancang oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan sudah masuk di anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Majalengka.

Nella Kharisma Liburan ke Korea Selatan, Penampilan dan Gaya Rambutnya Pirangnya Bak Artis Kpop

"Pak Gubernur tidak main-main dalam mendorong pertumbuhan pariwisata di daerah. Termasuk di Majalengka. Ada beberapa perhatian, di antaranya penataan alun-alun sebesar Rp 17 miliar. Kita akan dorong agar konsepnya bertemakan Kabupaten Majalengka sebagai daerah religius, sesuai dengan visi Majalengka Raharja,” ucapnya.

Sementara, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Majalengka, Eman Suherman mengatakan, Alun-alun Majalengka secara bertahap sejak pembangunan tahun 2019 lalu akan diubah fungsinya menjadi wahana hiburan warga.

Nantinya, bisa diakses setiap pengunjung multilevel, baik untuk anak-anak, remaja, maupun orang tua.

"Bukan hanya warga lokal, tetapi juga pendatang atau pelancong. Sementara fungsi seremoni sudah dipindahkan ke kawasan Gelanggang Generasi Muda (GGM) yang mendapatkan penataan dan revitalisasi," kata Eman.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved