Jadi Desa Rawan Pangan di Garut, Kades Jayamekar Baru Tahu Saat DPC PDI-P Gelar Bakti Sosial

Kepala Desa Jayamekar, Lia Suzana, mengaku kaget saat mengetahui desanya ditetapkan sebagai desa rawan pangan oleh Pemkab Garut.

Jadi Desa Rawan Pangan di Garut, Kades Jayamekar Baru Tahu Saat DPC PDI-P Gelar Bakti Sosial
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Ketua DPC PDI Perjuangan, Yuda Puja Turnawan saat memberikan bingkisan kepada warga Desa Jayamekar, Kecamatan Pakenjeng saat bakti sosial di Kantor Desa Jayamekar, Kamis (16/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Desa Jayamekar di Kecamatan Pakenjeng menjadi satu dari delapan desa di Kabupaten Garut yang masuk kategori desa rawan pangan.

Pihak desa baru mengetahui hal tersebut saat DPC PDI Perjuangan Garut menggelar bakti sosial.

Kepala Desa Jayamekar, Lia Suzana, mengaku kaget saat mengetahui desanya ditetapkan sebagai desa rawan pangan oleh Pemkab Garut.

Banjir di Garut Sebabkan Jalan Raya Leles Tertutup

Angin Puting Beliung Terjang Belasan Rumah di Dua Kecamatan di Garut, Ada Warga Tertimpa Reruntuhan

Selama ini, Lia tidak pernah mendapat pemberitahuan soal status tersebut.

"Malu dengan predikat itu (desa rawan pangan), saya juga baru tahu dari pengurus PDIP yang baksos ke sini," kata Lia, Kamis (16/1/2020).

Wanita yang baru dilantik menjadi kepala desa pada Desember 2019 lalu itu menegaskan, hingga saat ini belum pernah ada warga desanya yang dilaporkan kelaparan. Ia juga kurang mengetahui faktor yang menjadikan desanya rawan pangan.

"Fasilitas kesehatan di sini memang hanya ada pos kesehatan desa (Poskesdes). Ada satu bidan desa. Tapi belum pernah ada laporan kurang gizi atau kelaparan," ucapnya.

Ditetapkan menjadi desa rawan pangan, tak membuat desanya menerima program pengentasan rawan pangan. Lia mengaku jika sarana air bersih masih kurang. Warga desanya kebanyakan bekerja di sektor pertanian menjadi buruh tani.

"Desa kami berada di daerah pegunungan. Sangat sedikit lahan pesawahan yang bisa ditanami. Tidak sampai 20 persen lahan sawah dari luas desa," ujarnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut, Yuda Puja Turnawan, mengatakan, data yang diperolehnya di Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Garut ada delapan desa yang masuk kategori rawan pangan prioritas satu. Salah satunya Desa Jayamekar.

"Makanya kami sengaja menggelar bakti sosial dalam rangka HUT partai di sini. Kata pak bupati, yang paling parah itu ada di Desa Purwajaya Kecamatan Peundeuy," ucap Yuda.

Indikator desa yang masuk kategori rawan pangan prioritas di antaranya minim fasilitas kesehatan, sanitasi masyarakat, hingga fasilitas air bersih yang kurang.

"Kami akan kawal terus agar desa ini lepas dari status rawan pangan. Saya sudah minta ke anggora DPRD untuk mengawal pembangunan Desa Jayamekar," katanya.


Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved