Breaking News:

Hasil Zakat Profesi ASN KBB Tahun 2019 Mencapai Rp 2,4 Miliar

Pada tahun 2019, hasil zakat profesi dari ASN di lingkungan Pemkab Bandung Barat dan Kemenag Kabupaten Bandung Barat

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ichsan
Tribunjabar/Nandri Prilatama
Kantor Pemda Kabupaten Bandung Barat 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH - Pada tahun 2019, hasil zakat profesi dari ASN di lingkungan Pemkab Bandung Barat dan Kemenag Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Berdasarkan data yang dihimpun Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) KBB, pada tahun 2018 hasil zakat profesi jumlahnya hanya Rp 800 juta, sedangkan pada tahun 2019 naik menjadi Rp 2,4 miliar.

Ketua Baznas, KBB, Hilman Farid mengatakan, adanya peningkatan zakat profesi ini karena adanya instruksi bupati dalam surat Nomor 400/1188/Kesra tentang Optimalisasi Pengumpulam Zakat di Lingkungan Pemda KBB.

"Jumlah itu baru dari sebagian ASN, jika semua menyerahkan, potensinya tentu bisa lebih besar lagi," ujar Hilman saat ditemui di kantornya, Kamis (16/1/2020).

Alasan TKI Asal Indramayu Ini Berangkat ke Jepang Lewat Jalur Ilegal, Cita-cita Ingin Bangun Rumah

Zakat profesi ini, kata dia, dipotong 2,5 persen dari penghasilan ASN, seperti syarat ASN yang masuk perhitungan sebagai pemberi zakat dengan memiliki penghasilan setara 8,5 gram emas dalam setahun.

"Tidak ada paksaan bagi ASN KBB untuk memberikan zakat profesinya tersebut, namun antusias mereka untuk menyisihkan zakat profesi ini cukup tinggi," katanya.

Menurutnya, kenaikan zakat profesi di KBB yang cukup signifikan ini tidak lepas dari peran Bupati Aa Umbara Sutisna yang terus mendorong agar ASN agar menyisihkan pendapatannya demi membantu sesama.

Ini Pelaku Pembacokan di Bandung yang Videonya Viral di Medsos, Disergap Setelah Kabur ke Garut

Selain itu, pihaknya juga saat ini tengah mencoba memaksimalkan peran zakat untuk mengikis kesenjangan, meningkatkan ekonomi kerakyatan, dan menjadi sumber dana pembangunan kesejahteraan umat di luar APBD.

"Mengingat potensi KBB yang besar, maka ke depan pendapatan zakat profesi ini pasti akan terus bertambah karena seperti dari perorangan ataupun perusahaan belum tersentuh," ucap Hilman.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved