Breaking News:

Kronologi Pemuda Iseng Lempar Cat dan Tendang Motor yang Melaju, Korban Tewas Karena Luka Parah

Tak disangka, keisengan pemuda tersebut memisahkannya dengan sang buah hati yang masih menginjak remaja tersebut.

TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono didampingi Kasat Reskrim AKP Riko Sanjaya, menunjukkan barang bukti dan satu tersangka utama berinisial APS (18) dalam kasus klitih yang menewaskan satu pelajar SMK bernama Fatur Nizar Rakadio. 

Bidiastuti semakin pilu lantaran tersangka melakukan tindakannya karena sekadar iseng belaka.

Tak disangka, keisengan pemuda tersebut memisahkannya dengan sang buah hati yang masih menginjak remaja tersebut.

Berlinang air mata, ia pun sempat mengambil foto tersangka.

Tak terima perlakuan tersangka, Budiastuti bahkan berharap kepolisian untuk menjerat Arya dengan hukuman mati.

"Saya minta tersangka dihukum seberat-beratnya. Harapan saya, nyawa dibayar nyawa," kata Bidiastuti.

Barang bukti berupa sepeda motor Arya, sepeda motor Fatur, dan cat warna kuning serta biru yang terbungkus dalam dua kantong plastik bekas telah diamankan polisi.

Berdasarkan kasus ini, Arya dijerat Pasal 351 Ayat 3 KUHP tentang Penganiayaan.

Arya pun diancam dengan hukuman kurungan penjara selama tujuh tahun.

(Tribunnews.com/Nidaul 'Urwatul W) (Kompas.com/Markus Yuwono)

Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved