Anggap Keraton Agung Sejagat Sebar Kebohongan Soal Sejarah, FSKN Minta Polisi Tindak Tegas

Ketua Umum Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) sekaligus Sultan Sepuh XIV, PRA Arief Natadiningrat, meminta aparat kepolisian menindak tegas ra

IST/Facebook
Pemimpin Keraton Agung Sejagat Sinuhun Totok Santoso Hadiningrat dan istrinya yang dipanggil Kanjeng Ratu Dyah Gitaraja. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Ketua Umum Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) sekaligus Sultan Sepuh XIV, PRA Arief Natadiningrat, meminta aparat kepolisian menindak tegas raja dan ratu Keraton Agung Sejagat yang dideklarasikan belum lama ini.

Pasalnya, Arief menilai kemunculan Keraton Agung Sejagat telah mencoreng nama baik keraton-keraton se-Nusantara.

Selain itu, keberadaan Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah, tersebut juga dianggap meresahkan masyarakat.

"Mereka menyebarkan kebohongan yang tentunya meresahkan masyarakat," ujar Arief Natadiningrat saat ditemui di Keraton Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Rabu (15/1/2020).

Keraton Agung Sejagat Punya Duit di Swiss, Ketum FSKN: Harta Keraton Habis untuk Kemerdekaan RI

Ketua Umum Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) sekaligus Sultan Sepuh XIV, PRA Arief Natadiningrat.
Ketua Umum Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) sekaligus Sultan Sepuh XIV, PRA Arief Natadiningrat. (Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi)

Ia mengatakan, kebohongan utama yang disebarkan Keraton Agung Sejagat ialah perihal sejarah yang pada kenyataannya tidak nyambung dengan catatan sejarah yang ada.

Karena itu, pihaknya menyerahkan sepenuhnya penanganan Keraton Agung Sejagat kepada kepolisian dan meminta agar diusut hingga tuntas.

Menurut dia, Keraton Agung Sejagat dianggap meresahkan karena masyarakat di Desa Pogung Jurutengah tidak pernah diajak bicara.

Bahkan, warga desa juga merasa terkejut tiba-tiba ada deklarasi Keraton Agung Sejagat yang mengklaim berkuasa di seluruh dunia di dekat tempat tinggalnya.

"Padahal, keraton itu bertanggung jawab memberdayakan masyarakat desa sekitarnya, dan seharusnya mereka tahu karena yang paling dekat dengan keraton itu," kata Arief Natadiningrat.

Dikutip dari Kompas.com, jajaran Polres Purworejo telah mengamankan Raja Totok Santoso dan Ratu Fanni Aminadia dari Keraton Agung Sejagat pada Selasa (14/1/2020) kira-kira pukul 17.00 WIB.

Keduanya diamankan saat dalam perjalanan menuju markas Keraton Agung Sejagat di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Cerita Sopir Taksi Online Dapat Orderan Dinihari, Pemesan Tak Mencurigakan tapi Akhirnya Main Bacok

Foto Istana Keraton Agung Sejagat & Batu Prasasti, Pengikut Totok Santosa Beraktivitas di Malam Hari

INI FOTO TAMPANG Totok Santosa Raja Keraton Agung Sejagat saat Ditangkap Polisi, Masih Pakai Jarik

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved