SPBU Rest Area KM 166 Tol Cipali yang Sempat Dilanda Angin Kencang Disambangi Kapolres Majalengka

Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono meninjau area terdampak di SPBU rest area KM 166 Tol Cipali, Selasa (14/1/2020)

SPBU Rest Area KM 166 Tol Cipali yang Sempat Dilanda Angin Kencang Disambangi Kapolres Majalengka
Tribun Jabar/Eki Yulianto
Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono bersama jajarannya meninjau lokasi area terdampak angin kencang di rest area KM 166 Tol Cipali, Selasa (14/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono meninjau area terdampak di SPBU rest area KM 166 Tol Cipali, Selasa (14/1/2020).

Mengingat lokasi tersebut merupakan area terdampak hujan deras disertai angin kencang yang mengakibatkan runtuhnya kanopi SPBU 3345424 tersebut.

AKBP Mariyono mengatakan, cek lokasi ini bertujuan untuk melihat situasi lokasi kejadian yang terdampak.

Angin Kencang yang Menyertai Hujan Deras Terjang Sejumlah Fasilitas di Rest Area 166 Tol Cipali

Kanopi SPBU di rest area KM 166 Tol Cipali rusak parah diterjang angin kencang, Sabtu (11/1/2020).
Kanopi SPBU di rest area KM 166 Tol Cipali rusak parah diterjang angin kencang, Sabtu (11/1/2020). (Istimewa)

Sebab, lokasi tersebut merupakan masih dalam wilayah hukum Polres Majalengka.

"Kami tentunya ingin mengetahui seberapa besar dampak yang dihasilkan dari kejadian ini, karena ini masih di wilayah hukum kami," ujar Kapolres Majalengka, Selasa (14/1/2020).

Dirinya menyampaikan, beruntung saat kejadian tidak ada korban jiwa, baik dari karyawan ataupun masyarakat.

Desa Ujungberung di Sindangwangi Majalengka Hadirkan Agrowisata Durian, dan Ada Batu Mirip Gorila

Kades Ujungberung Berharap Kawasan Agrowisata Durian Tingkatkan PAD Desa

Selain itu juga, tidak ada kendaraan yang tertimpa puing-puing kanopi yang rusak.

"Alhamdulilahnya tidak ada korban jiwa ataupun kendaraan rusak yang tertimpa kanopi tersebut. Kami harap petugas SPBU dan masyarakat dapat lebih berhati-hati," ucapnya.

Namun, Kapolres menjelaskan, insiden tersebut menimbulkan kerugian materi yang tidak sedikit.

Selain itu, kejadian angin kencang itu juga menyebabkan tidak beroperasinya operasional SPBU untuk sementara waktu.

"Namun, kerugian materi diperkirakan kurang lebih senilai 100 juta rupiah. Operasional SPBU juga dihentikan sementara untuk proses perbaikan," kata Kapolres.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved