Detik-detik TNI AL Tegas Mengusir Kapal China di Perairan Natuna, Video Suasananya Menegangkan

Terlihat detik-detik TNI AL memberikan peringatan terhadap pihak kapal penjaga pantai China atau Tiongkok,

Detik-detik TNI AL Tegas Mengusir Kapal China di Perairan Natuna, Video Suasananya Menegangkan
TRIBUN/SETPRES/AGUS SUPARTO
Presiden Joko Widodo meninjau kesiapan kapal perang KRI Usman Harun di Puslabuh TNI AL d Selat Lampa, Natuna, Rabu (8/1/2020). Selain itu Jokowi juga mengadakan silaturahmi dengan para nelayan di Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT) Selat Lampa Natuna. TRIBUNNEWS/SETPRES/AGUS SUPARTO 

TRIBUNJABAR.ID - Terlihat detik-detik TNI AL memberikan peringatan terhadap pihak kapal penjaga pantai China atau Tiongkok, terkait kapal nelayan yang menangkap ikan di wilayah Zona Ekonomi Ekslusif atau ZEE Indonesia, di perairan Natuna, Kepulauan Riau.

Suasananya terlihat menegangkan. Pihak TNI AL langsung gerak cepat untuk mengusir kapal asing yang masuk ke ZEE Indonesia di Natuna.

Momen ini terekam kamera Kompas TV. Terlihat kapal bertulisan China Coast Guard yang merupakan kapal penjaga pantai China belayar di perairan tersebut.

Diketahui, ada sejumlah kapal penjaga pantai China yang mengawal kapal nelayan.

Kemudian, kapal TNI yang terlibat dalam Operasi Siaga Purla 2020 tak tinggal diam.

Jokowi Pulang, Puluhan Kapal Nelayan China Kembali Masuki Perairan Natuna, 3 KRI Kembali Beraksi

Seorang pria berseragam militer langsung berbicara menggunakan alat komunikasi kapal di atas KRI Usman Harun 359.

Pria tersebut memberikan peringatan agar kapal nelayan China meninggalkan wilayah perairan ZEE Indonesia di Natuna.

Sejak melaksanakan gelar operasi pengamanan di wilayah Laut Utara Natuna beberapa waktu lalu pasca keberadaan kapal Coast Guard China, Kapal Pengawasan Perikanan China dan KIA asal China, Panglima Komando Gabubgan Wilayah I (Pangkogabwilhan I) Laksdya TNI Yudho Margono kembali melakukan pemantauan wilayah Laut Utara Natuna dan sekitatnya tersebut. dan hasilnya terpantau 30 kapal asing berada disana.
Sejak melaksanakan gelar operasi pengamanan di wilayah Laut Utara Natuna beberapa waktu lalu pasca keberadaan kapal Coast Guard China, Kapal Pengawasan Perikanan China dan KIA asal China, Panglima Komando Gabubgan Wilayah I (Pangkogabwilhan I) Laksdya TNI Yudho Margono kembali melakukan pemantauan wilayah Laut Utara Natuna dan sekitatnya tersebut. dan hasilnya terpantau 30 kapal asing berada disana. (DOK TNI via Kompas.com)

Ia menyampaikan pesan secara tegas menggunakan bahasa Inggris.

Hal itu disampaikan pihak TNI AL kepada pihak yang berada di kapal penjaga pantai China.

"Kapal nelayan Anda beroperasi di perairan Indonesia secara ilegal. Anda melanggar Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia

Halaman
1234
Penulis: Widia Lestari
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved