Aneh Banget, Seorang ibu Kecanduan Makan Bedak Tabur setelah Mandikan Anak, Sang Suami Akhirnya Tahu

Ada-ada saja, seorang ibu kecanduan makan bendak tabur setelah memandikan anaknya. Lama sembunyikan kebiasaan aneh, akhirnya ketahuan suami.

SWNS via Daily Mail
Seorang ibu kecanduan makan bedak tabur. 

Barulah pada tahun 2019, Anderson berkonsultasi ke dokter.

Dokter berkata kemungkinan Anderson mengalami sindrom pica.

Sindrom pica dikaitkan dengan autisme atau schizophrenia.

Bisa juga pertanda OCD atau stress.

SWNS via Daily Mail
SWNS via Daily Mail 

Anderson disaranakan untuk melakukan konsultasi mulai Januari 2020.

Kebiasaan Anderson itu bukanlah tanpa risiko.

Bedak tabur terbuat dari mineral yang disebut talk, mineral clay dari silikon, magnesium, dan oksigen.

Mineral tersebut beracun bagi tubuh jika dihirup atau dikonsumsi.

Masalah pernapasan adalah efek samping yang paling umum, termasuk batuk dan iritasi mata.

Apa Itu Sindrom Pica?

Pica adalah kelainan kebiasaan makan yang ditandai keinginan untuk makan sesuatu yang tak memiliki nilai gizi.

Benda yang dikonsumsi mencakup apa saja, mulai dari batu, pasir, cat, kotoran hingga bedak.

Kebiasaan paling umum terjadi pada orang dengan ketidakmampuan belajar dan selama kehamilan.

Kebiasaan tersebut dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius jika orang tersebut memakan sesuatu yang beracun atau tidak dapat dicerna.

Hal ini juga dapat menyebabkan asupan kalori yang berlebihan, tetapi juga kekurangan gizi jika orang tersebut makan suatu zat tanpa nilai gizi, bukan makanan bergizi.

Penderita juga dapat merusak gigi mereka dan terinfeksi parasit.

Seberapa Bahayanya Mengkonsumsi Bedak Tabur?

Bedak talek adalah bedak yang terbuat dari mineral yang bisa beracun bagi tubuh jika dihirup atau dikonsumsi.

Masalah pernapasan adalah efek samping yang paling umum dari bedak tabur, termasuk batuk dan iritasi mata, menurut Medline Plus.

Mengkonsumsi bedak tabur juga bisa menyebabkan nyeri dada, berkedut pada beberapa anggota badan, lecet pada kulit, tubuh membiru, tekanan darah rendah, kejang-kejang, diare, muntah dan gagal paru-paru.

Orang yang tak sengaja menghidurp atau menelan bedak disarankan untuk segera mencari bantuan medis.

4 Santriwati Mendesis bak Orang Kesurupan saat 17 Ekor Anak Ular Kobra Ditangkap di Tasik

Dalam bentuk alami, beberapa bedak mengandung asbes, suatu zat yang diketahui menyebabkan kanker di dalam dan di sekitar paru-paru ketika dihirup.

Bedak bebas asbes telah digunakan dalam bedak bayi dan kosmetik lainnya sejak tahun 1970-an, dan Johnson & Johnson telah berulang kali mengatakan bahwa produk mereka tidak mengandung asbes.

Meskipun demikian, perusahaan telah diperintahkan untuk membayar £ 3,6 miliar kepada 22 wanita setelah mereka mengklaim penggunaan bedak bayi mereka memberi mereka kanker.

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ibu 44 Tahun Kecanduan Makan Bedak Tabur setelah Memandikan Bayinya, Sehari Bisa Habis 1 Botol, https://www.tribunnews.com/kesehatan/2020/01/14/ibu-44-tahun-kecanduan-makan-bedak-tabur-setelah-memandikan-bayinya-sehari-bisa-habis-1-botol?page=all.
Penulis: Tiara Shelavie

Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved