VIDEO Cara Damkar Cimahi Melepaskan Cincin dari Jari Tangan Anak

Belum genap dua minggu tahun 2020, tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamat Kota Cimahi sudah kedatangan dua orang anak yang di bagian jarinya melekat

Selama Dua Pekan Di Tahun 2020, Damkar Cimahi Membantu Melepaskan Cincin Dari Jari Dua Anak 
Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik 
 
TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Belum genap dua minggu tahun 2020, tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamat Kota Cimahi sudah kedatangan dua orang anak yang di bagian jarinya melekat cincin dari bahan besi.
 
Indrahadi, selaku Komandan Regu I Pemadam Kebakaran dan Penyelamat Kota Bandung mengatakan kepada Tribun Jabar, anak yang pertama datang ialah Faizal (12) pada 10 Januari 2020 pukul 10.40 WIB.
Selama Dua Pekan Di Tahun 2020, Damkar Cimahi Membantu Melepaskan Cincin Dari Jari Dua Anak 
Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik
Selama Dua Pekan Di Tahun 2020, Damkar Cimahi Membantu Melepaskan Cincin Dari Jari Dua Anak Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik (Tribun Jabar)
"Cincin terpasang di bagian jari manis Faizal. Tim Rescue berhasil melepaskan cincin tersebut. Anak yang kedua bernama Alia Nabila (15) yang juga mengalami kesulitan untuk melepas cincin dari jari manis tangan kanannya," kata Indrahadi (13/1/2020).
 
Indrahadi mengatakan, kesulitan untuk melepas cincin dari jari tangan, umumnya berawal dari keingin tahuan anak-anak untuk mencoba menggunakan cincin. Tentunya, saat memasukkan cincin tidak akan sesulit untuk melepas.
"Kalau untuk memasukkan cincin kan lebih gampang, sedikit dipaksa saja, sudah masuk, setelah beberapa jam digunakan, maka kemungkinan aliran darah ke jari tersumbat sehingga jari membengkak dan cincin sulit dilepaskan. Dari dua orang ini, awalnya mereka datang ke Rumah Sakit, kemudian pihak rumah sakit menyarankan untuk datang kepada kami untuk bisa dilepaskan," katanya.
 
Rata-rata, proses pelepasan cincin dari jari tangan dikatakan Indrahadi, berlangsung kurang dari 10 menit. Perlengkapan yang digunakan ialah mini grinder, air dingin, dan perlengkapan P3K.
 
Proses pertama pelepasan cincin dijelaskan Danru I Cimahi tersebut ialah memasang kacamata kepada tim yang menggrinder dan korban agar bagian mata tidak terkena serpihan besi saat pemotongan.
 
Kemudian, proses pemotongan dilakukan sembari menyirami bagian tangan korban menggunakan air dingin. Karena gesekan amtara grinder dan cincin menimbulkan rasa panas kepada kulit korban.
Setelah cincin dibelah, tahap akhirnya ialah mengangkat cincin menggunakan dua unit Tang penjepit. Setelah itu, langsung ditangani menggunakan perlengkapan medis yang ada di kotak P3K.
 
Perlengkapan yang dimiliki Damkar Kota Cimahi untuk melepas cincin dari jari tangan, dinilai oleh Indrahadi sudah cukup memadai. 
Penulis: Daniel Andreand Damanik
Video Production: Wahyudi Utomo
Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: yudix
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved