Sering Telan Korban Jiwa, Pantai Cijeruk Garut Akan Ditutup

Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu wisatawan asal Tangerang yang terseret arus Pantai Cijeruk, Kecamatan Cibalong pada Minggu (12/1/2020).

Sering Telan Korban Jiwa, Pantai Cijeruk Garut Akan Ditutup
tribunjabar/firman wijaksana
Ilustrasi: Tim SAR menyisir bibir pantai dan memantau laut untuk mencari seorang anak yang tenggelam di Pantai Cijeruk, Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Garut, Minggu (19/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu wisatawan asal Tangerang yang terseret arus Pantai Cijeruk, Kecamatan Cibalong pada Minggu (12/1/2020). Korban ditemukan sudah meninggal dunia sekitar pukul 06.00.

"Ditemukan tidak jauh dari lokasi terseret ombaknya. Sama nelayan ketemunya di pinggir pantai," ujar Camat Cibalong, Ahmad Mawardi, Senin (13/1).

Ahmad menuturkan, satu wisatawan yang ditemukan yakni Rusnita alias Bojes (32). Korban bersama dua temannya yakni Slamet (46) dan Supriadi (46), tenggelam saat berenang di Pantai Cijeruk pada Minggu pagi.

Tiga Wisatawan Tangerang Terseret Arus Pantai Cijeruk Garut, Dua Tewas, Satu Orang Belum Ditemukan

8 Bulan Bikin eKTP di Garut Belum Jadi, Bupati Sebut Akan Beli Blanko ke Pusat

"Kalau dua temannya sudah ditemukan Minggu siang. Ketiganya jadi korban tenggelam ketika berenang," katanya.

Untuk korban pertama, ditemukan 100 meter dari lokasi kejadian. Sedangkan korban kedua, terseret hingga satu kilometer. Sementara, korban terakhir ditemukan di lokasi kejadian.

"Semua korban dibawa ke Puskesmas Cibalong. Sudah ada keluarganya yang menjemput," ucapnya.

Ketiga korban tenggelam asal Tangerang itu datang bersama empat orang lainnya. Mereka tiba di Pantai Cijeruk pukul 04.30. Lalu pukul 05.30, ketujuh wisatawan datang ke pantai dan berenang.

Sekitar pukul 07.00, beberapa rekan korban meminta tolong kepada warga karena tiga orang tenggelam. Nelayan setempat tak berani menolong korban karena gelombang laut cukup tinggi.

Pemkab Garut berencana untuk menutup Pantai Cijeruk sebagai objek wisata. Pasalnya, di lokasi tersebut kerap membahayakan pengunjung. Peristiwa tenggelamnya wisatawan bukan yang pertama terjadi.

"Berbahaya bagi keselamatan warga yang datang ke sana. Apalagi suka ada yang berenang. Padahal di pantai selatan itu memang tidak boleh berenang. Makanya akan kami tutup," kata Bupati Garut, Rudy Gunawan.

Kawasan Pantai Cijeruk, lanjutnya, merupakan daerah konservasi di bawah Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Pihaknya akan meminta BKSDA agar kawasan itu tak dibuka untuk umum.

"Tidak ada petugas pantai di sana. Ditutup sementara sampai dievaluasi dengan BKSDA. Jangan sampai menimbulkan korban lagi," ujarnya. (firman wijaksana)

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved