Sempurnakan Penanganan Banjir di Selatan Bandung, Menteri PUPR Akan Fokus Tangani Cekungan Citarum

Penanganan banjir di selatan Bandung sudah banyak kemajuan setelah Terowongan Nanjung dioperasikan, namun hal ini dinilai masih belum sempurna

Sempurnakan Penanganan Banjir di Selatan Bandung, Menteri PUPR Akan Fokus Tangani Cekungan Citarum
KOMPAS IMAGES
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Mochamad Basuki Hadimuljono 

Laporan Watawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Mochamad Basuki Hadimuljono, mengatakan penanganan banjir tahunan di selatan Bandung sudah mengalami banyak kemajuan setelah Terowongan Nanjung dioperasikan, namun hal ini dinilai masih belum sempurna.

Untuk itu, kata Basuki, pihaknya akan fokus terhadap penanganan sejumlah kawasan cekungan di sekitar Sungai Citarum yang masih lambat surut saat banjir walaupun air di Sungai Citarum lebih cepat surut setelah Terowongan Nanjung dioperasikan.

"Jadi pengalaman banjir 17 Desember 2019, saya banyak dapat berita, terutama kepada Pak Gubernur ini saya apresiasi, jadi dengan curah hujan lebih tinggi, biasanya curah hujan 300 mm ini orang sudah naik perahu, 17 Desember kemarin sudah 424 mm, orang masih pakai sepeda motor, masih kering," kata Basuki saat ditemui di ITB, Senin (13/1/2020).

Perusahaan Abu Dhabi Akan Serap 1.500 Tenaga Kerja Jabar dan Bakal Buka Pusat Perbelanjaan

Hal ini, katanya, salah satunya karena kinerja dari Terowongan Nanjung yang mempercepat aliran air di Sungai Citarum.

Karena waktu itu, katanya, pihaknya sengaja membuka Terowongan Nanjung pada saat Dayeuhkolot hampir banjir. Karenanya, efektivitas Terowongan Nanjung pun langsung terlihat.

"Setelah hampir banjir ini kita buka dan hasilnya cepat surut dalam waktu lima jam. Sehingga masyarakat tahu persis manfaatnya ini lima jam 80 cm turunnya," katanya.

Walaupun Sungai Citarum bisa cepat surut, ujarnya, hal ini masih menyisakan genangan di sejumlah kawasan cekungan di sekitar sungainya. Contohnya di kawasan Andir dan Dayeuhkolot, seperti Cieunteung yang dulu selalu tergenang sebelum dibangun menjadi Kolam Retensi Cieunteng.

Pemprov Jabar Sambut Baik Percepatan Tender Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap

"Tapi ini belum sempurna karena begitu dia surut, masih ada genangan di daerah cekungan. Itu yang akan saya tangani tahun ini, untuk dengan folder kecil (kolam retensi) ini di sekitar Citarum," ujarnya.

Dengan demikian, katanya, pihaknya akan menyelesaikan masalah di hulu Citarum tahun ini, sehingga bisa menangani ke daerah hilirnya di Karawang, terutama Muaragembong, melalui pembangungan di Cibeet.

Halaman
123
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved