JK Terima Gelar Doktor ITB

Jusuf Kalla Terima Gelar Doktor HC ITB, Karya dan Pemikirannya Dinilai Bermanfaat Bagi Masyarakat 

Mantan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, M Jusuf Kalla mendapat penganugerahan gelar kehormatan Doktor Honoris Causa (DR HC) ITB.

Jusuf Kalla Terima Gelar Doktor HC ITB, Karya dan Pemikirannya Dinilai Bermanfaat Bagi Masyarakat 
Tribunjabar.id/Cipta Permana
Penerima gelar kehormatan Doktor Honoris Causa, Dr Ir M. Jusuf Kalla bersama Ketua dan Tim Promotor usai prosesi penganugerahaan gelar Honoris Causa di di Aula Barat Kampus ITB, Jalan Ganesa, Kota Bandung, Senin (12/1/2020). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Mantan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, M Jusuf Kalla mendapat penganugerahan gelar kehormatan Doktor Honoris Causa (DR HC) dari Institut Teknologi Bandung (ITB), dalam acara Sidang Terbuka Senat di Aula Barat ITB, Senin (13/1/2020).

Penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa yang diberikan ITB, menjadi yang ke-13 yang diterima pria yang akrab disapa JK tersebut, terakhir, Ia menerima penghargaan yang sama dari Universitas Negeri Padang (UMP) di penghujung tahun 2019 lalu.

Ketua Tim Promotor Prof Dr Ir Abdul Hakim Halim MSc mengatakan, penganugerahaan gelar Doktor Kehormatan ini diberikan kepada seseorang yang memiliki karya nyata yang mengandung nilai inovatif, atau pemikiran dan gagasan atau penelitian dan pengembangan konsep-konsep yang orisinal dan mendasar.

Kisah Muhammad Reza, Anak Sopir dari Bandung, Lulusan Terbaik ITB IPK 3,98, Tiap Hari Bekal Rp 5.000

Karya tokoh tersebut juga terbukti bermakna dan bermanfaat bagi masyarakat, melalui perkembangan kebudayaan bangsa dan kemanusiaan, perkembangan ilmu pengetahuan dan atau seni, dengan tujuan mendorong masyarakat dan bangsa Indonesia untuk berprestasi dalam, dan memberikan sumbangan untuk pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.

"Berdasarkan karya-karya inovatif, rekam jejak, dan kearifan serta ketentuan penerima gelar Doktor Kehormatan yang tercantum dalam SK Senat Akademik ITB nomor 43/ SK/K01-SA / 2003, Tim Promotor berkesimpulan, dengan penuh keyakinan, bahwa M. Jusuf Kalla sangat layak untuk mendapat gelar Doktor Kehormatan dari ITB dalam bidang peningkatan sistem produktivitas," ujarnya dalam pidato laporan pertanggungjawaban akademik tim promotor ITB di Aula Barat, Jalan Ganesa, Kota Bandung. Senin (13/1/2020).

Menurutnya, terdapat empat contoh konkrit yang dilakukan oleh M. Jusuf Kalla dalam berinovasi untuk melakukan peningkatan produktivitas sebuah sistem, baik sistem berupa perusahaan, maupun institusi sektor publik dan pemerintahan diantaranya, perbaikan produktivitas di PT. Bukaka Teknik Utama Tbk, Konversi minyak tanah ke LPG, Bantuan Langsung Tunai (BLT), Panser Anoa Pindad, dan Pembangunan Bandara Internasional Sultan Hasanudin, Makassar.

"Tentunya masih banyak pemikiran dan karya-karya yang telah dihasilkan oleh M. Jusuf Kalla yang tidak dapat disebutkan satu per satu di kesempatan yang terbatas ini, namun memiliki kontribusi besar dan nyata bagi peningkatan produktivitas bagi negara dan bangsa ini," ujarnya.

Prof Abdul menuturkan, pemberian gelar Doktor Kehormatan kepada M. Jusuf Kalla merupakan yang ke-14 kalinya yang diberikan oleh ITB.

Pada kesempatan tersebut, M. Jusuf Kalla juga menyampaikan orasi ilmiah terkait "Mendorong Produktivitas, Meningkatkan Kesejahteraan Bangsa."

Musim Hujan Diperkirakan Ekstrem, Kecamatan di Sumedang Diminta Punya Relawan Penanggulangan Bencana

"Pada kesempatan ini saya ingin berpesan kepada sivitas akademika ITB agar jangan pernah berhenti melakukan dan menebar inovasi. Anda semua adalah generasi terbaik bangsa.

Anda adalah lokomotif kemajuan dimana bangsa ini berharap peran besar ITB sebagai inisiator dan motor peningkatan produktivitas," ujar Jusuf Kalla dalam pidato sambutannya.

Sementara itu, Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi, DEA., mengatakan, bagi ITB penganugerahan Doktor Kehormatan ini memiliki arti tersendiri yang sangat besar, terutama karena berkesempatan memberikannya kepada putera terbaik bangsa yang telah mendedikasikan kehidupannya bagi kemajuan dan kesejahteran bangsa Indonesia.

Gaya Kaesang dan Gibran Jadi Juri MasterChef, Putra Jokowi Bilang Masakan Peserta Ini yang Terenak

"Saya berharap agar penganugerahan gelar Doktor Kehormatan kepada Dr. (HC) M. Jusuf Kalla ini menjadi awal dari gerakan nasional produktivitas dalam rang- ka menyongsong bonus demografi," katanya.

Adapun, Tim promotor pada pemberian Gelar Kehormatan kepada M. Jusuf Kalla adalah sebagai berikut: Prof. Dr. Ir. Abdul Hakim Halim, M.Sc (FTI- ITB); Prof. Dr. Ir. Dradjad Irianto, M.Eng (FTI- ITB); Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi, DEA (FTI-ITB); Prof. Ir. Bermawi P. Iskandar, M.Sc, Ph.D (FTI-ITB); Prof, Ir. Hermawan Kresno Dipojono, MSEE, Ph D. (FTI- ITB); dan Prof. Dr. Mohamad Ikhsan, SE, MA (FEB- Universitas Indonesia).

Penulis: Cipta Permana
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved