Iwa Karniwa Terjerat Kasus Meikarta

Jaksa KPK Sebut Uang Rp 900 Juta untuk Iwa Karniwa, Dipakai Beli Banner terkait Pilgub Jabar

Tidak ada cerita baru dalam kasus dugaan penerimaan uang oleh Sekda Jabar nonaktif Iwa Karniwa

Jaksa KPK Sebut Uang Rp 900 Juta untuk Iwa Karniwa, Dipakai Beli Banner terkait Pilgub Jabar
Tribunjabar/Mega Nugraha
Terdakwa mantan Sekda Jabar Iwa Karniwa menjalani sidang perdana sebagai terdakwa kasus suap Meikarta di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin (13/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tidak ada cerita baru dalam kasus dugaan penerimaan uang oleh Sekda Jabar nonaktif Iwa Karniwa yang diungkap jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin (13/1/2020).

Pasalnya, rangkaian peristiwa pemberian uang pada Iwa sudah diungkap di persidangan kasus suap perizinan Meikarta dengan terdakwa Billy Sindoro, Fitradjaja Purnama, Henry Jasmen dan Taryudi pada tahun lalu.

Peran mereka sebagai pemberi suap. Mereka sudah divonis bersalah.

"Nanti di fakta persidangan akan terungkap sejauh mana peran dan siapa saja yang mengetahui peristiwa tersebut secara utuh," ujar Jaksa KPK, Yadyn usai sidang.

Dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum KPK, Yadyn, menguraikan perbuatan penerimaan uang senilai Rp 900 juta pada Iwa.

Video Viral, Asap Putih Tebal Mengepul di Atas Aspal, Disebut-sebut Terjadi di Cipaganti Bandung

Penerimaan uang itu bermula dari Raperda RDTR Pemkab ‎Bekasi yang mengakomodir kepentingan proyek Meikarta. Raperda RDTR itu memerlukan persetujuan substantif dari Pemprov Jabar.

Kabid Tata Ruang Dinas PUPR Pemkab Bekasi Neneng Rahmi, yang kini divonis bersalah karena kasus suap perizinan Meikarta dan Henry Lincoln Sekretaris Dinas PUPR, meminta bantuan pada Waras Wasisto anggota DPRD Jabar.

Mereka kemudian bertemu dengan Iwa Karniwa di rest area KM 72 Tol Cipularang.

"Setelah pertemuan itu, terdakwa meminta Waras agar menyampaikan pada Henry Lincoln dan Neneng Rahmi agar menyediakan uang Rp 1 miliar untuk persiapan Pilgub Jabar ‎dan operasional pembelian banner atau spanduk," ujar Yadyn dalam dakwaannya.

Halaman
123
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved