Detik-Detik Rumah Saminah di Indramayu Roboh, Tetangga Dengar Suara Keras Saat Duduk di Depan Rumah

umah milik seorang pemulung bernama Saminah (87) di Desa Panyindangan Kulon Blok Pecuk Ketapang, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu roboh, Minggu

Istimewa
Warga saat mengevakuasi Saminah (87) dari dalam rumah gubuknya yang rusak di Desa Panyindangan Kulon Blok Pecuk Ketapang, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Minggu (12/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Rumah milik seorang pemulung bernama Saminah (87) di Desa Panyindangan Kulon Blok Pecuk Ketapang, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu roboh, Minggu (12/1/2020).

Rumah gubuk berukuran 4x6 itu roboh setelah diterjang angin kencang. Padahal saat kejadian, kondisi cuaca tidak sedang hujan.

Koordinator Lapangan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Indramayu, Waminuddin menceritakan detik-detik robohnya rumah Saminah.

"Menurut saksi mata, kejadian itu terjadi sekitar pukul 13.05 WIB," ujar dia kepada Tribuncirebon.com melalui sambungan seluler, Minggu (12/1/2020).

Saminah yang Rumahnya Roboh di Indramayu Sempat Merajuk Saat Akan Dievakuasi ke Rumah Anaknya

Ranjang Tidur Jadi Penyelamat Saminah di Indramayu dari Maut Saat Rumahnya Roboh, Begini Kisahnya

Saat kejadian saksi mata bernama Kardani yang merupakan tetangga korban sedang duduk di depan rumahnya.

Tiba-tiba saja, Kardani mendengar suara keras saat angin kencang tengah melanda kawasan setempat, suara keras itu berasal dari samping rumahnya.

"Saat saksi menengok ke samping rumah melihat gubuk rumah yang ditempati Saminah roboh diterpa angin kencang," ujar Waminuddin.

Beruntung akibat kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Sebuah Rumah Gubuk di Indramayu Ini Roboh Diterjang Angin Kencang, Saminah Sempat Tertimpa

Saminah yang saat kejadian tengah tidur di dalam rumah selamat dan tidak mengalami luka-luka sedikit pun.

"Setelah dilakukan pertolongan dan pemeriksaan, kondisi korban dalam keadaan selamat dan tidak mengalami luka-luka, karena saat atap rumah roboh materialnya tertahan oleh ranjang besi yang ditiduri korban," ujarnya.

Kini rumah Saminah sudah rata dengan tanah akibat kejadian tersebut, adapun kerugian yang ditaksir mencapai Rp 5 juta.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved