Banjir Bandang di Tasik

Pencarian Bocah 4 Tahun yang Terseret Banjir Bandang di Tasik Dihentikan Sementara

Pencarian bocah 4 tahun yang terseret banjir bandang di Tasikmalaya dihentikan sementara karena kondisi cuaca.

Pencarian Bocah 4 Tahun yang Terseret Banjir Bandang di Tasik Dihentikan Sementara
Tribun Jabar/Firman Suryaman
Petugas SAR gabungan menggunakan perahu karet menyisir Sungai Ciwulan mencari Natasya (4), Jumat (10/1/2020) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Upaya pencarian Natasya (4), bocah yang hilang terseret banjir bandang Sungai Cicadas, Desa Neglasari, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, dihentikan sementara Jumat (10/1/2020) pukul 17.00.

Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD dan warga yang berjumlah sekitar 30 orang sudah melakukan upaya pencarian hingga sejauh 5 km.

Tidak hanya di Sungai Cicadas tempat musibah terjadi, tapi sampai sungai besar yaitu Sungai Ciwulan.

"Hari ini kami sudah melakukan upaya pencarian hingga sejauh 5 km sampai Sungai Ciwulan. Tapi belum membawa hasil dan sementara dihentikan pukul 17.00 karena cuaca yang kurang bersahabat. Besok pagi kami lanjutkan," kata Koordinator Pos Basarnas Tasikmalaya, Erwin Safrudin, Jumat (10/1/2020) sore.

Seperti diketahui, Natasya hilang terseret arus banjir bandang saat digendong pamannya, Jeri (17), menyeberangi Sungai Cicadas.

Ibu kandung Natasya, Meli (22), juga ikut menyeberang.

Namun saat ketiganya berada di tengah, tiba-tiba muncul banjir bandang.

Jeri dan Meli berupaya segera ke tepian.

Namun banjir keburu menerjang mereka dan akhirnya Natasya lepas lalu lenyap terseret arus.

Sementara Meli dan Jeri selamat dan segera ditolong warga.

Erwin mengatakan, menurut keterangan para tetangga, ketiga korban saat kejadian Kamis (9/1/2020) sekitar pukul 15.30 hendak pulang ke rumah setelah seharian bekerja di sawah.

"Perjalanan berangkat dan pulang itu mesti menyeberangi Sungai Cicadas," ujarnya.

Ia menambahkan, upaya pencarian dihentikan sementara pukul 17.00 selain karena cuaca kurang bersahabat karena hujan sering turun juga air Sungai Cicadas dan Ciwulan naik lagi.

"Risikonya terlalu besar jika dilanjutkan," kata Erwin.

BREAKING NEWS: 3 Orang Terseret Banjir Bandang di Tasik, Bocah 4 Tahun Hilang Lepas dari Gendongan

Polisi Tanam Ratusan Pohon di Situ Gede Tasikmalaya, Termasuk Pohon Jengkol

Penulis: Firman Suryaman
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved