Viral Curhat Penjual Bubur Diberi Pinjaman Rp 448 Ribu via Pinjol, 8 Hari Harus Kembali Rp 800 Ribu

Itu karena dia tak memberi persetujuan meminjam namun ditransfer dan harus mengembalikan uang berlipat-lipat dalam tempo 8 hari.

capture Google Play
Ulasan pengguna di salah satu Fintech atau Pinjol di Google Play 

TRIBUNJABAR.ID - Curhatan penjual bubur manado di Makassar soal pinjaman online ini mendadak viral.

Itu karena dia tak memberi persetujuan meminjam namun ditransfer dan harus mengembalikan uang pinjaman itu berlipat-lipat dalam tempo 8 hari.

Berikut kisah selengkapnya

Bagi Anda yang sedang berfikir untuk meminjam uang melalui jasa perusahaan pinjaman online atau financial technology (fintceh), ada baiknya untuk waspada.

Jika tidak, anda bisa terjebak oleh perusahaan Fintech atau Pinjol ilegal tak bertanggung jawab, seperti yang dialami Shinta Bawole, warga yang beralamat di Jl Cendrawasih No 375A, Makassar.

Shinta yang kesehariannya berjualan Bubur Manado, terjebak oleh modus Fintech atau Pinjol ilegal, dan kini dipaksa harus mengembalikan pinjaman sebesar Rp700 ribu.

Padahal, Shinta hanya menerima transfer sebesar Rp448 ribu, itupun menurut Shinta tanpa persetujuannya.

"Saya ditransferkan uang Rp448 ribu di rekening saya tadi pagi, dan harus mengembalikan sebesar Rp700 ribu dalam waktu delapan hari ke depan, padahal saya sama sekali tidak setuju peminjaman itu," keluh Shinta, Rabu (8/1/2020).

Dan wow! bunga pinjamannya 7 % setiap hari. Setiap hari.

Kronologi bermula saat Ia mengunduh aplikasi fintech di Playstore yang bernama TunaiCepat, Selasa (7/1/2020) malam.

Ulasan pengguna di salah satu Fintech atau Pinjol di Google Play
Ulasan pengguna di salah satu Fintech atau Pinjol di Google Play (capture Google Play)

Shinta mengaku mengunduh aplikasi itu hanya untuk mencari informasi pinjaman maksimal yang dapat diberikan perusahaan itu.

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved