Kesaksian Warga Bunijaya Gununghalu KBB, Saat Melihat Kambingnya Dicabik-cabik Anjing Hutan

Seorang warga Desa Bunijaya, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Ale Sulaeman (29)

Kesaksian Warga Bunijaya Gununghalu KBB, Saat Melihat Kambingnya Dicabik-cabik Anjing Hutan
istimewa
Kondisi kambing milik warga yang dimangsa ajag di Desa Bunijaya, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, GUNUNGHALU - Seorang warga Desa Bunijaya, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Ale Sulaeman (29) harus merelakan ternak kambingnya dicabik-cabik anjing hutan alias Ajag.

Ajag tersebut belakangan ini kerap meneror wilayah sejumlah kampung di Desa Bunijaya, seperti Kampung Cihurang, Cadas, Legokbolang, dan Warungkupa.

Ale mengaku, saat itu dia merasa kaget saat melihat satu ekor ternak domba miliknya ditemukan tewas di kandangnya dalam kondisi yang sangat mengenaskan.

"Terlihat makhluk itu menggigit dan menyeret ternak saya keluar dari kandangnya, hampir semua ternak di kampung saya dimangsa," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (9/1/2020).

BREAKING NEWS, 2 Pria Tewas dan 1 Kritis Tersambar Petir, Saat Panen Padi di Cimaung Kab Bandung

Setelah dicabik-cabik, terdapat luka bekas cakaran dan cabikan di perut domba tersebut, bahkan organ tubub dalam domba itu juga terlihat setelah kulitnya dicakar.

Padahal saat itu, kata dia, kandangnya sudah ditutup rapat, sehingga Ale juga tidak mengetahui secara pasti bagaimana ajag itu masuk ke dalam kandang ternak dombanya.

"Ajag itu memangsa domba punya saya satu ekor dan punya tetangga saya dua ekor," kata dia.

Sementara itu Camat Rongga, Asep Suherman, mengatakan, terkait adanya ajag yang meneror warga Bunijaya, pihaknya telah memerintahkan stafnya untuk melakukan pengecekan ke lokasi kejadian.

"Oleh staf mau di cek ke lokasi, nanti (hasilnya) saya akan sampaikan," katanya.

Mantan Istri Sule Dimakamkan Lagi, Adik Kandung Lina Nyaris Pingsan di TPU Nagrog Ujungberung

Diberitakan sebelumnya, tokoh pemuda Bunijaya, Gungun Sujatmika mengatakan, biasanya ajag tersebut merangsek masuk ke dalam kandang kambing milik sejumlah warag melalui celah diantara tempat pakan.

"Terus domba atau kambing itu diseret ke luar, tapi kebanyakan hanya dimakan jeroannya saja, ada juga yang hanya digigit sampai mati," ujarnya.

Menurutnya, ajag tersebut memiliki postur badan yang lebih besar daripada anjing pada umumnya. Dari kesaksian pemilik ternak, hewan itu kerap beraksi dengan diikuti lebih dari enam anjing lainnya.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved