Usai Pesta Miras, Pemuda di Kendari Hantam Sepupu yang Sedang Hamil Gunakan Tabung Gas Hingga Tewas

Seorang pemuda di Kendari, VS (21) membunuh sepupunya sendiri yang sedang hamil hingga tewas, Jumat malam (3/1/2020).

Tribun Jabar
Ilustrasi Pembunuhan_Penangkapan 

TRIBUNJABAR.ID, KENDARI - Seorang pemuda di Kendari, VS (21) membunuh sepupunya sendiri yang sedang hamil hingga tewas, Jumat malam (3/1/2020).

Kejadian bermula ketika VS pesta miras dengan Saidin, pamannya dan Hamka di Jalan Cendana, Kendari, Sulawesi Tenggara.

Di rumah sang paman, VS menenggak minuman keras tradisonal yang mengandung alkohol jenis kameko (aren).

Pesta miras itu pun usai setelah Hamka pamit pulang. Tak seberapa lama VS pun ikut pulang.

Burung Kacer Rp 150 Juta Hilang di Bagasi Pesawat Garuda, Berakhir Damai, Pemilik Dapat Kompensasi

Ternyata VS tidak pulang ke rumah. Pemuda 21 tahun itu mendatangi rumah kos Riska Yanti (25) sepupunya sendiri sekitar pukul 23.47 WITA.

Ia langsung membuka pintu rumah kos yang tertutup tapi tidak terkunci, karena suami Riska sedang keluar membeli rokok.

Diam-diam VS langsung menuju dapur dan mengambil tabung gas ukuran 3 kilogram yang terpasang di kompor.

VS kemudian menuju ke arah Riska Yanti yang sedang tidur pulas. Tanpa banyak bicara, VS menghantamkan tabung gas yang ia pegang ke arah perempuan yang sedang hamil 3 bulan tersebut sebanyak empat kali.

Bukan hanya Riska, VS juga menganiaya anak Riska yang masih berusia 1 tahun yang tidur di sebelah ibunya.

Balita tersebut mengalami luka memar di bagian belakang, telingan sebelah kiri, dan giginya goyang.

VS kemudian melarikan diri setelah melakukan aksinya.

"Di saat itu tersangka VS langsung melakukan pemukulan ke arah wajah korban dengan menggunakan sebuah tabung gas sebanyak empat kali hingga luka. Anak korban umur satu tahun mengalami memar pada bagian belakang, telinga sebelah kiri dan gigi anak korban goyang," ungkap Kepala Kepolisian Resor (Polres) Kendari AKBP Didik Erfianto saat rilis seperti dikutip dari Antaranews.com.

Terungkap, Istri Hakim PN Medan Menyuruh 2 Orang Bunuh Sang Suami

Rencana melarikan diri ke Palu

Riska yang terluka parah dan anaknya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Santa Anna Kendari. Sayangnya, Riska meninggal dunia sata menjalani perawatan intensif di ICU.

Halaman
12
Sumber: Kompas
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved