Terdampak Banjir Bandang, Warga Kampung Pajagalan KBB Kehilangan Surat Penting di Antaranya Ijazah

Warga korban banjir bandang di Kampung Pajagalan, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) harus kehilangan surat penting

Terdampak Banjir Bandang, Warga Kampung Pajagalan KBB Kehilangan Surat Penting di Antaranya Ijazah
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Kondisi Kampung Pajagalan, RT 05/02, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu (1/1/2020) usai diterjang banjir bandang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, PADALARANG - Sejumlah warga korban banjir bandang di Kampung Pajagalan RT 05/02, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) harus kehilangan dokumen-dokumen penting.

Ketua RT 05/02, Dedi Supriadi mengatakan, selain peralatan rumah tangga yang terendam, dokumen penting seperti Kartu Keluarga (KK), KTP, Surat Nikah, serta Akta Kelahiran turut hancur akinat banjir tersebut.

"Hampir 30 persen dokumen penting rusak parah serta 4 persen lainnya rusak berat. Ijazah juga pada hancur, ada yang sobek, hilang, ada juga yang rusak, bahkan SK saya juga rusak," ujarnya saat ditemui di Kampung Pajagalan, Rabu (8/1/2020).

Istri Disiram Air Panas, Suami di Garut Ini Malah Santai Minum Kopi Sambil Nonton Televisi

11 Bencana Alam Terjang Kota Tasikmalaya di Awal Tahun 2020, 14 Rumah Rusak, Puluhan Jiwa Terdampak

Saat ini, pihaknya tengah melakukan verifikasi untuk mengganti surat-surat penting yang hilang maupun rusak agar bisa segera untuk diganti.

"Nanti dikoordinir lagi, saya sudah koordinasi dengan pihak desa, kecamatan, dan Disdukcapil, respon mereka baik dan siap membantu," katanya.

Dalam waktu ini, pohaknya juga akan berkoordinasi dengan sekolah atau perguruan tinggi untuk mengganti ijazah yang rusak.

Sejak Banjir Bandang, 500 Warga Pajagalan KBB Datangi Posko Kesehatan, Ini Keluhan Mereka

Anak-anak Korban Banjir Bandang di Kampung Pajagalan KBB Membutuhkan Seragam Sekolah

Ia mengatakan, pada saat banjir menerjang kampungnya, 80 persrn warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang yang ada di rumahnya, termasuk dokumen penting.

"Bahkan tidak sedikit warga yang keluar rumah menyelamatkan diri dengan hanya berbekal baju yang dipakai di badan," ucap Dedi.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, dampak banjir di Kampung Pajagalan sebanyak 77 KK dan 300 jiwa terdampak hingga harus mengungsi, termasuk 51 balita, 85 anak sekolah 20 lansia, 2 disabilitas.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved