Kasus Postingan Larangan Natal di Dharmasraya, Polda Sumbar Tangkap Sudarto

Polda Sumbar telah menetapkan Aktivis Pusat Studi Antar Komunitas (Pusaka) Padang, Sudarto, sebagai tersangka ujaran kebencian setelah ditangkap pada

Kasus Postingan Larangan Natal di Dharmasraya, Polda Sumbar Tangkap Sudarto
Dok: Humas Polda Sumbar
Aktivis Pusaka Sudarto (pakai topi) diperiksa polisi, Selasa (7/1/2020) di Polda Sumbar 

TRIBUNJABAR.ID, PADANG - Polda Sumbar telah menetapkan Aktivis Pusat Studi Antar Komunitas (Pusaka) Padang, Sudarto, sebagai tersangka ujaran kebencian setelah ditangkap pada Selasa (7/1/2020).

Kasus ini terkait dengan postingan Sudarto mengenai larangan natal di Dharmasraya dan Sinjunjung, Sumatera Barat.

"Sudah menjadi tersangka, jadi pas diperiksa tadi sudah menjadi tersangka," kata Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, ketika dihubungi TribunPadang.com, Selasa (7/1/2020).

Setelah menjalani pemeriksaan, Polda Sumbar langsung menahan Sudarto.

Berangkat ke Natuna, Presiden Jokowi Temui Ratusan Nelayan

Dirreskrimus Polda Sumbar, Kombes Pol Juda Nusa juga mengatakan bahwa Sudarto sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Dijelaskannya, penangkapan Sudarto terkait postingan soal pelarangan melaksanakan ibadah Natal umat kristiani di Dharmasraya.

"Terhadap pelaku yang menyiarkan sudah kami tangkap, dan statusnya sudah ditetapkan tersangka," ujar dia.

"Kami sudah melaksanakan sesuai prosedur atau SOP (standar operasional prosedur)," sambungnya.

Disebutkannya, Sudarto ditetapkan tersangka setelah gelar perkara kemarin, dan setelah pemeriksaan langsung penahan badan.

Menurut Juda, postingannya diduga mengandung unsur kebencian yang dilakukan tersangka di media sosial mengenai pelarangan pelaksanaan kegiatan ibadah Natal di wilayah Kenagarian Sikabau, Kabupaten Dharmasraya.

Halaman
12
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved