Gerhana Bulan

Gerhana Bulan Sabtu 11 Januari 2020, Ini yang Dilakukan Rasulullah saat Gerhana, Sampai Ketakutan

Pada Sabtu 11 Januari 2020 akan terjadi gerhana bulan. Saat terjadi gerhana, Rasulullah bergegas menuju masjid, berdiri dan takbir.

Gerhana Bulan Sabtu 11 Januari 2020, Ini yang Dilakukan Rasulullah saat Gerhana, Sampai Ketakutan
Kolase (Tribun Jabar/Fasko Dehotman)
Foto Gerhana Bulan Murah yang dipotret dari teropong Imah Noong, Lembang 

TRIBUNJABAR.ID - Pada Sabtu 11 Januari 2020 akan terjadi gerhana bulan.

Peristiwa gerhana bulan adalah terjadinya penampang bulan seluruh atau sebagian tertutup oleh bayangan bumi. Gerhana terjadi saat bumi berada di antara matahari dan bulan dalam satu garis, sehingga sinar matahari tidak dapat mencapai bulan.

Apa yang dilakukan Rasulullah Muhammad SAW ketika mendapati ada gerhana bulan atau gerhana matahari?

Saat mendapati gerhana bulan atau gerhana matahari, Rasulullah Muhammad SAW bergegas menuju masjid dengan rasa takut.

Rasulullah Muhammad SAW, dalam hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Asisyah RA, istri Rasulullah Muhammad SAW menceritakan, Rasulullah Muhammad SAW keluar rumah menuju masjid, lalu berdiri dan bertakbir.

Sebanyak 800 orang tampak khusyuk melaksanakan shalat gerhana matahari di Masjid Agung Kota Cimahi, Kamis (26/12/2019).
Sebanyak 800 orang tampak khusyuk melaksanakan shalat gerhana. (Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari)

Rasulullah Muhammad SAW mengerjakan salat gerhana bulan atau gerhana matahari diikuti oleh para sahabat.

“Dari ‘Aisyah ra, istri Nabi saw. berkata, “Terjadi gerhana matahari dalam kehidupan Rasulullah saw. Beliau keluar menuju masjid, berdiri dan bertakbir. Sahabat di belakangnya membuat shaff.

Rasulullah saw. membaca Al-Qur’an dengan bacaan yang panjang, kemudian takbir, selanjutnya ruku dengan ruku yang panjang, kemudian mengangkat kepalanya dan berkata, “Sami’allahu liman hamidah rabbana walakal hamdu”.

Setelah itu membaca dengan bacaan yang panjang, lebih pendek dari bacaan pertama. Kemudian takbir, selanjutnya ruku lagi dengan ruku yang panjang, tetapi lebih pendek dari ruku’ pertama. Kemudian berkata,”Sami’allahu liman hamidah rabbana walakal hamdu.”

Selanjutnya sujud. Dan seterusnya melakukan seperti pada rakaat pertama, sehingga sempurnalah melakukan shalat dengan empat ruku dan empat sujud. Dan matahari bercahaya kembali sebelum mereka meninggalkan tempat.

Halaman
123
Penulis: Kisdiantoro
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved