Breaking News:

Pemilik Kapal di Indramayu Sebut Pemerintah Ingin Nelayan Mainkan Peran Ganda di Natuna

jika mengerahkan kapal nelayan ke perairan Natuna sudah menjadi kebijakan pemerintah pusat, pihaknya siap mengikuti instruksi tersebut.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Cirebon/ Handhika Rahman
Aktivitas nelayan di Pelabuhan Karangsong Kabupaten Indramayu, Selasa (7/1/2020). 

Ia bahkan berpendapat, pemerintah ingin menjadikan nelayan Pantura sebagai agen ganda, yakni sebagai nelayan yang mencari ikan dan mata-mata para nelayan asing.

"Sifatnya itu kan kita ganda, selain kami menangkap ikan di laut sendiri, pemerintah juga menginginkan kami menjadi mata-mata barangkali ada kapal asing yang masuk ke wilayah perairan Indonesia," ujarnya.

Umat Islam Siap-siap Salat Gerhana, Sabtu 11 Januari 2020 Gerhana Bulan Pertama Lewati Indonesia

Oleh karena itu, selain mengintruksikan nelayan Pantura ke Natuna, dirinya juga meminta pemerintah untuk memproteksi para nelayan di sana.

Baik dari segi perizinan, seperti CV maupun surat perintah dari Kemenko Polhukam dapat yang menjamin keamanan para nelayan.

Resmi, Menteri Agama Jadikan Bandara Kertajati Embarkasi dan Debarkasi Haji Jemaah Asal Jabar

"Kami meminta jaminan dari KKP dalam hal ini untuk kelengkapan CV, karena CV merupakan nyawanya kapal," ucapnya.

"Kami juga meminta dikeluarkannya secarik surat perintah dari Kemenko Polhukam sehingga membantu kami dari segi keamanan," sambung Maman Suparman Yahya.

Sejak Banjir Bandang, 500 Warga Pajagalan KBB Datangi Posko Kesehatan, Ini Keluhan Mereka

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved