Kasus Dugaan Korupsi DPRD Garut, Kejari Bakal Tetapkan Tersangka

Mengenai kerugian negara, pihaknya juga belum bisa membuka. Semuanya akan diketahui dari hasil penyidikan Pidsus.

Kasus Dugaan Korupsi DPRD Garut, Kejari Bakal Tetapkan Tersangka
Tribun Jabar/ Firman Wijaksana
Kepala Kejari Garut, Azwar. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Setelah enam bulan melakukan penyelidikan, kasus dugaan korupsi DPRD Garut periode 2014-2019 masuk dalam tahap penyidikan bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut.

Kepala Kejari Garut, Azwar, menyebut penanganan perkara tersebut sudah memenuhi syarat untuk dilidik oleh Pidsus. Terdapat indikasi kuat dugaan tindak pidana korupsi saat diselidiki bidang Intelijen Kejari Garut.

"Sudah rampung penyelidikannya dan kini akan dilakukan penyidikan oleh Pidsus. Intinya hasil penyelidikan memenuhi syarat untuk ditangani Pidsus," kata Azwar di Kantor Kejari Garut, Selasa (7/1/2020).

Indikasi kuat korupsi itu, lanjutnya, terkait dalam kegiatan pokok pikiran (Pokir). Dalam kurun waktu empat bulan saat ditangani Pidsus, maka akan ditentukan tersangka dan modus yang dilakukan.

Tujuh Pelaku Bentrokan Geng Motor di Kota Cirebon Dijerat Pasal Berlapis

"Tentu saat tahap penyidikan akan ada tersangka. Sekarang belum ditentukan. Nanti Pidsus akan dipertegas siapa saja yang terlibat. Akan lebih terang saat di Pidsus," ucapnya.

Mengenai kerugian negara, pihaknya juga belum bisa membuka. Semuanya akan diketahui dari hasil penyidikan Pidsus.

"Pola-polanya nanti akan dibuka di Pidsus untuk mengetahui modusnya. Potensi kerugian juga nanti di Pidsus," ujarnya.

Isu Megathrust 8,9 SR Sesar Lembang Kembali Merebak Menyusul Rentetan Gempa Besar di Lombok

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved