Ada OTT di Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Ini Kata Bupati Bandung
Oprasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan tim Saber Pungli Jabar kepada seorang Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi AM
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bupati Bandung, Dadang M Nasser, mengaku kaget dan sangat prihatin dengan adanya oknum yang diduga melakukan pungutan liar hingga tertangkap tangan oleh Tim Saber Pungli Jabar.
Oprasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan tim Saber Pungli Jabar kepada seorang Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, MS terjadi pada Jumat (3/1/2020) di SMP 1 Pameungpeuk.
"Kejadian hari jumat, saya baru tahu informasinya malam Minggu, ada kejadian OTT terhadap salah satu kabid di Disdik ketika sedang berkumpul MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah)," ujar Dadang, di Rumah Dinasnya, yang berada di Soreang, Kabupaten, Bandung, Senin (6/1/2019).
Menurut Dadang, di situ ada bukti pengumpulan uang, ini memprihatinkan karena sebetulnya tim saber pungli bergerak itu berdasarkan informasi, sudah disampaikan tidak boleh ada iuran-iuran apapun dalam Dana Alokasi Khusus (DAK).
"Saya sangat prihatin, sangat, sangat, sangat prihatin, kita sedang adem ayem tentang layanan publik tapi ini ada iuran DAK. Itu terjadi, menurut sisi hukum dan sisi aparatur dari saber pungli, itu salah," kata Dadang.
Dadang mengaku, sebelumnya telah melakukan rapat kordinasi dan pagi ini juga sudah kumpul bersama seluruh kepala dinas Pemda Kabupaten Bandung.
• Pemprov Jabar Salurkan Rp 7,5 Miliar untuk Korban Banjir dan Longsor, Jadi Sejarah Bagi Pemprov
"Itu untuk memberikan tekanan-tekanan kembali tentang fungsi pengawasan intern," tutur Dadang.
Termasuk, kata Dadang, di tahun ini merupakan tahun politik, dengan situasi politik sekarang, setiap isu itu digoreng pasti lari-larinya depada kebijakan.
"Kebijakan saya jelas, tidak boleh menggelar pungutan-pungutan liar, tidak boleh melakukan perbuatan yang melanggar hukum, tidak boleh menabrak lampu merah dalam kaitan memperkaya atau mencari uang," kata dia.
• Ditangkap Kurang dari 24 Jam, Sebagian Pelaku Bentrokan Geng Motor Rupanya Masih Berstatus Pelajar
Menurut Dadang, hukum sedang berjalan, Kabag hukum Pemkab bandung sedang kordinasi terus, bukan bantuan hukum (untuk terduga) tapi kordinasi karena ada saber pungli Kabupaten Bandung.
Saat disinggung apakah MS nantinya akan dipecat, Dadang mengatakan, ini masih praduga tak bersalah dulu.
"Jenjangnya ke mana dulu, apabila pengadilan telah memutuskan, ya itu (yang diambil keputusannya)," ucapnya.
• Sepupu Raffi Ahmad Itu Menjawab Tuduhan Miring Soal Unggahan Video Harimau Benggala di Youtube
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/bupati-bandung-di-rumah-dinasnya-senin-612020.jpg)