Waspada, Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Terjadi di Beberapa Wilayah Indonesia, Jawa Barat Termasuk

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) mengingatkan akan adanya cuaca ekstrem sepekan ke depan di beberapa wilayah di Indonesia.

Waspada, Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Terjadi di Beberapa Wilayah Indonesia, Jawa Barat Termasuk
TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA
TERGENANG : Kendaraan berusaha melintas genagan air hujan di Jalan Jakarta, Bandung, (27/12). Tingginya curah hujan saat ini, mengakibatkan beberapa ruas jalan di Kota Bandung tergenang luapan air hujan. 

TRIBUNJABAR.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) mengingatkan akan adanya cuaca ekstrem sepekan ke depan di beberapa wilayah di Indonesia.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono R. Prabowo mengatakan potensi cuaca ekstrem dan curah hujan dengan intensitas lebat itu dapat disertai dengan kilat dan angin kencang.

Penyebabnya, kata Mulyono yakni berkurangnya pola tekanan rendah di Belahan Bumi Utara (BBU) dan meningkatnya pola Tekanan Rendah di wilayah Belahan Bumi Selatan (BBS).

"Hal itu dikarenakan peningkatan aktifitas Monsun Asia yang dapat menyebabkan penambahan massa udara basah di wilayah Indonesia," ujarna kepada Kompas.com, Minggu (5/1/2020).

Selain itu, meningkatnya pola tekanan rendah di BBS (sekitar Australia) dapat membentuk pola konvergensi (pertemuan massa udara).

Serta, belokan angin menjadi signifikan meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia terutama di bagian selatan ekuator.

Berdasarkan model prediksi, aktifitas Madden Julian Oscillation (MJO) fase basah, diprediksikan mulai aktif di sekitar wilayah Indonesia selama periode sepekan ke depan.

"Kondisi ini tentunya dapat meningkatkan potensi pembentukan awan hujan cukup signifikan di wilayah Indonesia," jelasnya.

Berikut beberapa wilayah yang diperkirakan potensi terjadi cuaca ekstrem dan curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang:

Periode 5–8 Januari 2020:

  • Aceh
  • Sumatera Utara
  • Sumatera Barat
  • Riau
  • Kepulauan Riau
  • Jambi
  • Bengkulu
  • Bangka Belitung
  • Sumatera Selatan
  • Lampung
  • Banten
  • DKI Jakarta
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • DI Yogyakarta
  • Jawa Timur
  • Bali
  • Nusa Tenggara Barat (NTB)
  • Nusa Tenggara Timur (NTT)
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Utara
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Selatan
  • Gorontalo
  • Sulawesi Utara
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Tenggara
  • Sulawesi Selatan
  • Maluku
  • Maluku Utara
  • Papua Barat
  • Papua

Periode 9–12 Januari 2020:

  • Aceh
  • Sumatera Utara
  • Sumatera Barat
  • Riau
  • Kepulauan Riau
  • Jambi
  • Bengkulu
  • Bangka Belitung
  • Sumatera Selatan
  • Lampung
  • Banten
  • DKI Jakarta
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • DI Yogyakarta
  • Jawa Timur
  • NTT
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Utara
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Selatan
  • Gorontalo
  • Sulawesi Utara
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Barat
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Tenggara
  • Maluku
  • Maluku Utara
  • Papua Barat
  • Papua

Sementara itu, potensi ketinggian gelombang laut di wilayah Indonesia hingga mencapai lebih dari 2.5 meter dapat terjadi di beberapa wilayah perairan sebagai berikut untuk sepekan ke depan:

  • Laut Natuna Utara
  • Laut Jawa Bagian Timur
  • Perairan Utara Kep.Anambas - Kep.Natuna
  • Perairan Selatan Jawa Barat Hingga Sumba
  • Selat Bali - Selat Lombok - Selat Alas Bag.Selatan
  • Perairan P. Sawu - Rote
  • Samudra Hindia Selatan Jawa hingga NTT
  • Laut Banda
  • Perairan Kep. Kai - Aru
  • Laut Sulawesi Bagian Timur
  • Perairan Kep.Sangihe - Kep.Talaud
  • Laut Maluku Bagian Utara
  • Perairan Halmahera Bagian Utara
  • Perairan P.Morotai
  • Perairan Timur P. Halmahera
  • Laut Halmahera
  • Perairan Utara Papua Barat hingga Papua
  • Samudra Pasifik Utara Halmahera hingga Papua

Lebih lanjut, pihaknya mengimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan.

Beberapa di antaranya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.

"Kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi diimbau agar selalu waspada," jelasnya.

BMKG juga memberikan portal layanan informasi selama 24 jam:

  • Call center 021-6546315/18;
  • http://www.bmkg.go.id;
  • Follow media sosial @infoBMKG;
  • atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved