Banjir di Bandung Barat

Pascakejadian Banjir Bandang di Kampung Pajagalan Bandung Barat, 10 KK Masih Mengungsi

Sebanyak 10 KK di RW2, Kampung Pajagalan, Desa Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat korban banjir bandang masih menempati tempat pengungsian.

Pascakejadian Banjir Bandang di Kampung Pajagalan Bandung Barat, 10 KK Masih Mengungsi
Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari
Sebanyak 10 KK di RW2, Kampung Pajagalan, Desa Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat hingga hari ke 5 pasca kejadian banjir bandang masih menempati tempat pengungsian, Sabtu (4/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Sebanyak 10 KK di RW2, Kampung Pajagalan, Desa Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat hingga hari ke 5 pasca kejadian banjir bandang masih menempati tempat pengungsian.

Ketua RW2, Atep Yoyo (42) mengatakan beberapa warga masih mengungsi lantaran kondisi rumahnya ada yang rusak berat dan ringan.

"Total 77 KK yang terdampak, 10 KK masih mengungsi, mereka pengungsi tersebar, ada di rumah sodaranya, ada yang dibekas bangunan jagal," ujar Atep dilokasi.

Anak Sekolah Korban Banjir Bandang di Kampung Pajagalan KBB Membutuhkan Peralatan Sekolah

Hari ke-5 Pasca Banjir Bandang, Warga KBB Sudah Mulai Bereskan Rumahnya Masing-masing

Sebanyak 40 rumah diwilayahnya, hampir kondisi rumah warganya rusak.

"Jadi hampir 30 rumah disini kondisinya rusak," jelasnya.

Atep mengatakan kejadian banjir bandang yang baru pertama kali diwilayahnya itu, diduga akibat jebol sungai tanggul.

Sungai tersebut merupakan aliran sungai dua wilayah, meliputi Cimahi dan KBB.

"Ini baru pertama kali terjadi, tanggulnya jebol jadi limpah ke rumah warga," jelasnya.

Selain itu, pasca kejadian banjir bandang, ada beberapa warga yang mulai terjangkit penyakit seperti sakit perut dan penyakit bawaan.

Halaman
12
Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved