Melepas Gaji Puluhan Juta, Rany Lebih Memilih Jadi Fotografer

Dari tiga profesi yang dijalaninya itu, pendapatannya per bulan bisa sampai puluhan juta rupiah.

Istimewa
Rany Indriany 

BUTUH waktu satu tahun bagi Rany Indriani untuk memutuskan melepas jabatannya sebagai kepala cabang di sebuah bank swasta besar nasional.

Waktu setahun itu untuk memantapkan hati. Gaji puluhan juta rupiah, beragam fasilitas, dan bergaul dengan orang-orang kalangan atas, jadi hal yang sulit untuk dilepaskan.

"Sebelum keluar, saya ditawari naik gaji dua kali lipat. Selain itu, diberi waktu cuti sebulan untuk memikirkan lagi matang-matang keputusan untuk resign," kata Rany kepada Tribun di Rans Hijab and Photography di Ruko Puri Dago Kav 9, Jalan Jakarta No 298, Kota Bandung, Jumat (3/1/2020).

Namun, keputusannya sudah bulat. Rany mantap keluar dari bank setelah bekerja dari bawah di perbankan selama 10 tahun.

Tidak hanya sebagai kepala cabang bank, perempuan berusia 41 tahun ini juga sudah keluar menjadi presenter televisi swasta dan undur diri dari jasanya sebagai make up artist (MUA).

Dari tiga profesi yang dijalaninya itu, pendapatannya per bulan bisa sampai puluhan juta rupiah.

"Senin sampai Jumat sebagai kepala cabang, kalau Sabtu dan Minggu melayani jasa MUA," ucap perempuan yang keluar dari bank tiga tahun lalu ini.

Sejak meninggalkan aktivitasnya sebagai perempuan karier, Rany mengaku stres pada bulan pertama.

Apalagi, dia baru mulai mendengar tangisan dan menyuapin ketiga anaknya. Selama bekerja, dia mempercayakan pengasuh untuk mengurus anak-anaknya.

"Penyesuaian habis bulan kedua, saya mulai terbiasa. Ada beberapa tawaran kerja lagi dengan gaji yang tinggi, tapi no way!" tegas istri Hilman Nurfahma ini.

Halaman
12
Penulis: Agung Yulianto Wibowo
Editor: Agung Yulianto Wibowo
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved