Medina Zein Positif Narkoba

Polisi Nyatakan Obat Bipolar yang Dikonsumsi Medina Zein Termasuk Narkotika Terlarang Golongan 1

Pengusaha dan selebgram Medina Zein mengakui mengkonsumsi narkoba dalam proses penyembuhan bipolar yang diidapnya.

Instagram/medinazein
Medina Zein tersangkut kasus Narkoba 

TRIBUNJABAR.ID - Pengusaha dan selebgram Medina Zein mengakui mengkonsumsi narkoba dalam proses penyembuhan bipolar yang diidapnya.

Istri Lukman Azhari ini mengatakan, obat yang mengandung narkoba tersebut diberikan oleh dokter ketika ia menjalani pengobatan.

 

Meski demikian, polisi melihat dari sudut pandang lain.

Polisi tetap menyatakan Medina bersalah dan menganggap apa yang dilakukan Medina merupakan tindakan penyalahgunaan narkotika.

"Terkait bipolar, kalau obat nanti akan disampaikan oleh dokternya. Tapi kalau di sini yang kita sampaikan adalah keterkaitan dengan penggunaan narkobanya yakni amphetamine dan methamphetamine," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus saat menggelar jumpa pers, Jumat (3/1/2020).

Dalam peraturan yang ditetapkan, tidak semua obat golongan narkotika dapat digunakan dalam pengobatan.

 

Rilis kasus Medina Zein Jumat (3/1/2020)
Rilis kasus Medina Zein Jumat (3/1/2020) (kolase/Tribunnews/NurulHanna/grid.id)

Undang-undang membagi narkotika menjadi tiga golongan, dan narkotika yang dapat digunakan untuk obat dalam pelayanan kesehatan hanyalah narkotika golongan dua dan tiga seperti morfina, fentanil, petidin, oksikodon, hidromorfon dan kodein.

Penggunaan obat-obat itu juga harus dengan resep dokter.

Sementara, dalam pemeriksaan tes urine, polisi menemukan kandungan amphetamine dan metamphetamine.

Kandungan ini biasanya ditemukan untuk narkoba jenis sabu atau ekstasi yang masuk jenis narkotika golongan 1.

Halaman
12
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved