Minggu, 12 April 2026

Banjir di Bandung Barat

KCIC dan Wagub Jabar Sebut Banjir di Underpass Padalarang karena Banyak Sampah

Pihak dari proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) akhirnya angkat bicara terkait masalah banjir di sekitar Underpass

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ichsan
Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari
Banjir sempat merendam underpass di Padalarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, PADALARANG - Pihak dari proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) akhirnya angkat bicara terkait masalah banjir di sekitar Underpass Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Banjir di sekitar underpass itu sudah beberapa kali terjadi dan yang paling parah terjadi pada Selasa (31/12/2019) dengan ketinggian air mencapai 1 meter dan arus lalu lintas pun sempat lumpuh.

Banjir bandang tersebut sempat diduga akibat limpasan air dari proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang berada tepat di tepi underpass tersebut.

Direktur KCIC, Chandra Dwi Putra, mengatakan, adanya banjir di sekitar Underpass Padalarang akibat dampak dari kondisi lingkungan di sekitar proyek KCIC dan Underpass yang banyak dipenuhi sampah.

Fakta Terbaru Kasus Mutilasi PNS Bandung, Pelaku Menangis Saat Divonis Hukuman Mati

"Tapi intinya kita tidak saling menyalahkan, jadi yang kita lakukan bersihkan dulu gorong-gorong dari sampah dan penuh pasir semua. Jadi bagaimana mau mengalir kalau seperti itu," ujarnya saat ditemui di sekitar Underpass Padalarang, Kamis (2/1/2020).

Terkait permasalahan ini, pihaknya sudah rapat dengan pihak dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan sudah sepakat akan melakukan tiga langkah untuk menyelesaikan banjir tersebut.

Chandra mengatakan, untuk mengatasi banjir ini pihaknya akan meminimalisir sumber air yang mengalir ke sekitar Underpass, kemudian memasang beberapa penyaring sampah agar mudah dibersihkan.

"Kalau itu tidak mampu lagi, kita siapkan pompa untuk crossing tapi gorong-gorongnya kecil sekali, tapi masalahnya manti keluarnya kemana. Jadi kita akan siapkan pompa yang lebih besar," kata Chandra.

Dinsos Jabar Salurkan Logistik ke Sejumlah Titik Bencana Banjir di Jawa Barat

Terkait perbaikan drainase, ia mengatakan tidak bisa dilakukan dengan waktu jangka pendek, namun yang terpenting untuk saat ini masyarakat tidak dirugikan lagi akibat banjir tersebut.

Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum, mengatakan, terkait banjir di Bandung Barat memang karena faktor sampah yang menyumbat drainase di sekitar lokasi banjir, artinya bukan faktor yang lain.

"Penyebabnya biasanya di wilayah ini sendiri, tadi saya menerima informasi penyebabnya karena sampah yang menumpuk, sehingga gorong-gorong tertutupi sampah," katanya.

Untuk itu, Uu meminta agar masyarakat tidak membuang sampah dan melakukan pembangunan di sekitar saluran air.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved