Teror Ulat Pohon Jati atau Enthung, Wujudnya Bikin Geli tapi Ternyata Kaya Nutrisi dan Rasanya Lezat

Teror ulat pohon jati atau yang biasa disebut enthung terjadi di Blok Cilengkong, Desa Pilangsari, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu.

Teror Ulat Pohon Jati atau Enthung, Wujudnya Bikin Geli tapi Ternyata Kaya Nutrisi dan Rasanya Lezat
tribunjabar/handika rahman
Sukardi saat memperlihatkan sejumlah ulat pohon jati di telapak tangannya di Jalan Blok Cilengkong, Desa Pilangsari, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Rabu (1/1/2020). 

TRIBUNJABAR.ID - Teror ulat pohon jati atau yang biasa disebut enthung terjadi di Blok Cilengkong, Desa Pilangsari, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu.

Ulat yang berwarna cokelat kehitaman itu biasanya bergelantungan di pohon.

Karena bergelantungan di pohon yang ada di pinggir jalan, warga merasa risih.

Sebab ulat pohon jati atau enthung itu bila jatuh dapat menempel pada baju.

Meski begitu enthung sebenarnya biasa dikonsumsi di Blora, Jawa Tengah dan Gunungkidul, Yogyakarta.

Ulat yang memiliki nama latin Hyblaea puera ini sering ditemukan di daerah pesisir pulau Jawa seperti Jepara, Rembang, Blora, Gunung Kidul, Tuban dan Bojonegara.

Hal tersebut dilansir dari program kreativitas mahasiswa IPB yang berjudul Diversifikasi Pangan dari Hama Hutan: Kepompong Ulat Daun Jati (Hyblaea puera Cr.) sebagai Biskuit Berprotein Hewani Tinggi untuk Peningkatan Gizi Masyarakat Indonesia.

Wujud ulat pohon jati memang bikin geli namun ternyata bergizi tinggi.

Selain itu, rasa enthung juga enak.

Sebelum dimakan, enthung terlebih dahulu digoreng atau disangrai.

Halaman
1234
Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi
Editor: Widia Lestari
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved