Santri yang Buang Bayi di Dalam Ember Cucian Terancam Hukuman Penjara 15 Tahun

AF (20) siswi pondok pesantren yang diduga ibu dari mayat bayi dalam ember terancam hukuman penjara minimal 15 tahun.

Santri yang Buang Bayi di Dalam Ember Cucian Terancam Hukuman Penjara 15 Tahun
KOMPAS.COM/DONI
AF Siswi Pondok Pesantren di Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan terduga ibu dari bayi laki laki yang ditemukan meninggal dunia di dalam ember sedang menjalani perawatan. 

TRIBUNJABAR.ID - Masih ingat heboh penemuan bayi dalam ember cucian di pondok pesantren di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan? 

AF (20) siswi pondok pesantren yang diduga ibu dari mayat bayi dalam ember terancam hukuman penjara minimal 15 tahun.

Dilansir dari Kompas.com, Kapolres Magetan AKBP Muhammad Riffai mengatakan, AF akan dijerat dengan pasal 80 ayat 3 dan 4 Undang-undang Perlindungan Anak. AF juga akan dijerat dengan pasal 341 KUHP.

 

“Tersangkanya sudah kita tahan setelah perawatan medis karena kondisinya terlalu lemah. Untuk ancaman hukumannya minimal 15 tahun,” ujarnya di Polres Magetan Senin (30/12/2019).

Muhammad Riffai menambahkan, AF nekat menelantarkan bayi laki laki yang baru dilahirkan hingga tewas karena tidak ingin menanggung aib atas kehamilannya.

Dua Pemain yang Diisukan Gabung Persib Justru Susul Hariono ke Bali United, Perkenalan Timnya Unik

Dari hasil autopsi, bayi yang baru lahir tersebut mengalami luka memar pada hidung.

“Kekurangan oksigen dengan luka memar di hidung,” imbuhnya.

Dari keterangannya,  AF melahirkan pada Jumat (20/12) sekitar 09:30 WIB tanpa ada yang membantu.

Dilepas Persela Lamongan, Benarkah Pemain Asing Ini Akan Berlabuh di Persib Bandung?

 

Sebelumnya diberitakan, mayat bayi yang baru dilahirkan ditemukan dengan posisi tengkurap di dalam ember oleh salah satu siswa pondok pesantren di Kecamatan Plaosan Magetan pada Sabtu (21/12/2019).

Bayi tersebut ditemukan di antara tumpukan baju yang berlumuran darah milik AF (20), salah satu siswi pondok pesantren.

Penemuan mayat bayi laki-laki itu berawal ketika, AS, rekan AF, hendak mencuci baju pada Sabtu (21/12/2019) pagi.

Wali Kota Bandung Oded M Danial Menangis Terharu Mendengar Cerita Uha Manusia Gorong-gorong

Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved