Viral Video Ibu-ibu Tampar Bocah SD di Makassar, Dilakukan saat Tak Ada Guru

Video berdurasi 30 detik tersebut memperlihatkan seorang ibu berkerudung biru menampar seorang siswi SD yang telah terduduk di kursi.

Viral Video Ibu-ibu Tampar Bocah SD di Makassar, Dilakukan saat Tak Ada Guru
Istimewa
M saat menampar DA (8) saat pembagian rapor di sekolah, Sabtu (28/12/2019). 

TRIBUNJABAR.ID - Sebuah video viral di media sosial. Ironisnya video tersebut berisi kekerasan, seorang ibu memukul dan menampar seorang siswi SD di dalam kelas beredar di media sosial.

Video berdurasi 30 detik tersebut memperlihatkan seorang ibu berkerudung biru menampar seorang siswi SD yang telah terduduk di kursi. Siswi itu kemudian menangis.

Tampak pula seorang wanita lain yang menegur ibu tersebut yang juga berada di dalam kelas.

Dilansir dari Kompas.com, Kasus penganiayaan yang dilakukan M terhadap DA (8), siswi kelas 2 SD Sipala Makassar kini terus menuai perhatian.

DA yang sudah mendatangi kantir Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Makassar menceritakan pengalaman kekerasan yang dialaminya. 

DA mengatakan, penamparan yang dilakukan ibu temannya itu terjadi saat guru tidak berada di dalam kelas, tepat sebelum penerimaan rapor berlangsung. 

Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Shij Tae-yong Akan Panggil 60 Pemain, Ini Tujuannya

Ia mengakui telah melukai anak M karena tak sengaja sewaktu menyapu kelas pada 20 Desember lalu. 

 
"Di dalam kelas acara penerimaan rapor. Tidak ada guru, teman ji. Itu ibu langsung masuk bilang siapa anu (pukul) anakku. Saya bilang, saya tante. Jadi pergi di dekatku langsung tampar dua kali," kata DA, Minggu (29/12/2019).

Ia mengatakan, gurunya sempat menegur perilaku M saat mengetahui kejadian yang menimpa siswanya. Namun, kata DA, M hanya terdiam. 

Jalan Menuju Agrowisata Situ Bolang Indramayu Retak Seperti Terbelah, Membahayakan Wisatawan

Sementara itu, sepupu DA, Afia (21), mengatakan, akibat penamparan itu, DA mengalami trauma. Bahkan DA hingga kini masih merasakan sakit bekas tamparan M. 

"Kondisinya selalu termenung, melamun mungkin masih terbayang apa yang dilakukan ibu itu. Saya sempat tanya, dia bilang masih sakit sampai sekarang," kata Afia. 

Tidak Hanya Kolam Ombak, Terowongan Berputar dan Rumah Ilusi Jadi Spot Wisatawan di Cikao Park

Afia berharap polisi tidak melepas kasus ini, dan berharap M mendapat hukuman sesuai dengan undang-undang yang berlaku. 

"Kami sudah menyerahkan ke pihak kepolisian. Jadi biar polisi yang menanganinya. Sesuai hukumlah biar tidak terjadi lagi. Ibu-ibu yang lain yang tidak seenaknya dengan anak kecil," ujar Afia. 

KETIKA HARIONO RESMI Gabung dengan Bali United, Bobotoh Tak Nyangka hingga Perkenalan yang Keren

Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved