Malam Perayaan Hanukkah di New York, Pria Ini Tusuk 5 Orang di Rumah Rabbi Yahudi

Di malam ketujuh perayaan festival Yahudi, Hanukkah, terjadi penyerangan di rumah Rabbi Hasidic, Chaim Rottenberg, di Monsey pada Sabtu (28/12/2019),

via Sky News
Grafton E Thomas. Pelaku penusukan massal di rumah rabbi Yahudi di New York. Sebanyak lima orang terluka dalam insiden saat berlangsungnya festival Hanukkah pada Sabtu (28/12/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, NEW YORK - Di malam ketujuh perayaan festival Yahudi, Hanukkah, terjadi penyerangan di rumah Rabbi Hasidic, Chaim Rottenberg, di Monsey pada Sabtu (28/12/2019), sekitar pukul 22.00 waktu setempat.

Dalam peristiwa tersebut, dilaporkan lima orang terluka akibat ditusuk.

Pelaku penusukan massal, diidentifikasi bernama Grafton E Thomas, mengaku tak bersalah atas lima dakwaan upaya pembunuhan dan perampokan.

Gubernur New York Andrew Cuomo dalam konferensi pers Minggu menyebut, aksi yang dilakukan Thomas merupakan teroris domestik.

"Hukum harusnya melihat dan menghukum mereka atas perbuatan melakukan terorisme. Mari kita pertegas demikian," tegas Cuomo.

Sedang Ibadah Kebaktian, Gereja di Texas Diserang Orang Bersenjata, 2 Orang Tewas

Berbicara dari New York City, Cuomo menyatakan tindakan itu tak hanya intoleran, namun juga ilegal dan dibutuhkan aksi tegas.

"Ini adalah kekerasan yang dipicu oleh kebencian. Ini adalah kekerasan massal, dan saya menganggapnya teroris domestik," ujarnya.

Dia menuturkan, dari lima orang korban penusukan massal, salah satu di antaranya mengalami luka serius dan kondisinya kritis.

Motif dari serangan tersebut belum dipastikan. Tetapi Cuomo mengatakan dia melihat kebencian yang meledak dalam diri Thomas.

Salah satu saksi, Aron Kohn yang tengah berada dalam pesta menuturkan, dia melihat Thomas datang membawa senjata yang besar.

"Saya melihatnya berjalan di pintu. Saya bertanya siapa yang datang sambil membawa payung. Di saat itulah, dia mengeluarkan senjatanya dan menyerang," katanya.

Berawal dari Kebocoran, Begini Cara Kreatif Bali United Perkenalkan Mantan Pemain Persib Hariono

Kohn mengungkapkan salah satu korban mengalami luka cukup serius dengan darah terus mengucur dari bagian leher dan tangan.

"Saya melihatnya datang ke arah saya. Jadi, saya berlari ke kamar lain untuk menyelamatkan diri," lanjut Kohn.

Adapun Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan, dia mengecam keras berbagai aksi anti-Semit yang terjadi.

Sebelumnya pada awal Desember ini, enam orang termasuk seorang polisi tewas dalam penembakan di pasar Yahudi di New Jersey.

Jaksa Negara Bagian New York Leticia James berkata, dia akan memonitor situasi itu, dengan Wali Kota Bill de Blasio menegaskan tak akan menoleransi kebencian di daerahnya.

Kepolisian New York menjelaskan, mereka melakukan pengawasan ketat di permukiman Yahudi seperti Monsey maupun Rockland, dalam setahun terakhir. (Kompas.com/Ardi Priyatno Utomo)

Ahmad Dhani Segera Bebas, Mulan Jameela Unggah Postingan Romantis

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penusukan Massal di Rumah Rabbi Yahudi di New York, 5 Orang Terluka", https://internasional.kompas.com/read/2019/12/30/08104011/penusukan-massal-di-rumah-rabbi-yahudi-di-new-york-5-orang-terluka?amp=1&page=2.

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved