Carsa, Kontraktor Penyuap Bupati Indramayu Mulai Disidang, Duitnya Juga Mengalir ke Para Pejabat Ini

Kasus suap melibatkan Bupati Indramayu, Supendi mulai bergulir di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin (

Tribunjabar/Mega Nugraha
Carsa, Kontraktor Penyuap Bupati Indramayu Mulai Disidang 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kasus suap melibatkan Bupati Indramayu, Supendi mulai bergulir di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin (30/12/2019). Sidang mengagendakan pembacaan dakwaan untuk Carsa, pengusaha, diduga penyuap bupati.

Carsa merupakan Direktur CV Agung Resik Pratama sejak 2011. Dalam dakwaan jaksa, ia diduga memberikan uang Rp 3,6 miliar kepada pegawai negeri sipil (PNS) atau penyelenggara negara yakni Supendi, saat menjabat Plt Bupati Indramayu.

"Memberikan uang senilai Rp 3,6 miliar pada periode November 2018 hingga Februari 2019 sebagai plt‎ bupati dan selaku Bupati Indramayu periode Maret 2018 hingga Oktober 2019," ujar Jaksa KPK, Budi Nugraha dalam dakwaannya.

Dalam dakwaan jaksa, Carsa juga memberikan sejumlah uang pada pihak lainnya yakni pada Omarsyah selaku Kadis PUPR Indramayu senilai Rp 2,4 miliar. Lalu kepada Wempi Triyoso selaku Kabid Jalan Dinas PUPR senilai Rp 480 juta.

Medina Zein Pakai Narkoba, Polisi Sebut Kemungkinan Ada Artis Lain Terlibat, Siapa?

"Lalu kepada Abdul Rozaq Muslim selaku anggota DPRD Provinsi 2014-2019 dan periode 2019-2024 senilai Rp 8,58 miliar," ujar jaksa.

Menurut jaksa, pemberian uang itu dengan maksud supaya PNS dan penyelenggara negara ini berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya.

"Yakni Supendi bersama Omarsyah dan Wempi Triyoso memberikan proyek pekerjaan di Pemkab Indramayu kepada terdakwa Carsa. Serta supaya Abdul Rozaq Muslim membantu proses penganggaran proyek Pemkab Indramayu supaya didanai bantuan provinsi (banprov)," katanya.

Libur Akhir Tahun, Pedagang Sate di Wisata Kuliner Sate Maranggi Purwakarta Raup Untung Besar

Jaksa menerapkan Pasal 5 ayat 1 huruf a Undang-undang Pemberantasan Tipikor pada dakwaan pertama. ‎Pasal 5 ayat 1 huruf b pada dakwaan kedua dan Pasal 13 Undang-undang Pemberantasan Tipikor.

Selama persidangan, keluarga Carsa tampak hadir. Mereka datang dengan menumpang dua Toyota Alphard dan Fortuner.

Adapun sidang dengan terdakwa Supendi selaku bupati belum dilimpahkan penyidik KPK. Kasus ini terungkap lewat operasi tangkap tangan KPK.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved