Bawa Ganja 50 Kg, Pengedar di Bogor Ditembak Karena Mau Kabur, Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

Seorang pria berinisial Ja alias Opet (35) terpaksa ditembak betis kaki kirinya saat hendak ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP)

Bawa Ganja 50 Kg, Pengedar di Bogor Ditembak Karena Mau Kabur, Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara
ISTIMEWA
Pengungkapan kasus peredaran ganja di Bogor, Sabtu (28/12/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Seorang pria berinisial Ja alias Opet (35) terpaksa ditembak betis kaki kirinya saat hendak ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jabar bersama BNN Kabupaten Bogor, pada Sabtu (28/12/2019).

"Anggota kami berusaha menggagalkan pengiriman ganja 50 kg. Ada dua orang, Ja dan Ap (30). Namun Ja berusaha melarikan diri, terpaksa diberi tindakan tegas keras dan terukur, ditembak di bagian betis kaki kiri," ujar Kepala BNNP Jabar, Brigjen Sufyan Syarif di Mapolda Jabar, Senin (30/12/2019).

Penggagalan ganja itu di Desa Putut‎ Nutug Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor. Meski berusaha melarikan diri, ganja bisa disita.

Cristiano Ronaldo Ingin Lanjutkan Pendidikan dan Jadi Artis Setelah Pensiun

"Barang bukti 50 kilogram ganja sudah diamankan. Sedianya akan diedarkan untuk perayaan malam tahun baru di wilayah Jabar, ujar Sufyan.

Saat ini, keduanya ditahan di BNNP Jabar, Jalan Soekarno-Hatta Bandung untuk keperluan penyidikan.

‘’Pengakuan tersangka, ganja ini rencananya akan diedarkan di Cirebon, Sukabumi, Cianjur dan Bandung. Ini untuk persiapan perayaan malam tahun baru,’’ kata dia.

Kabid Pemberantasan BNNP Jabar, Kombes Roby Karya Adi, mengatakan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat. Dari laporan tersebut, kata dia, penyelidikan dimulai.

"Kedua tersangka anggota sindikat jaringan narkoba di Jabar. Dalam menjalankan aksinya, sindikat ini menggunakan sistem tempel. Sebelum ditangkap, mereka hendak bertransaksi di Jalan H Usa, Bogor," ujar dia.

Adapun ganja dibungkus karung dan disimpan di mobil Xenia silver. ‎Ganja di karung sudah dibagi menjadi dua bagian

"Satu karung kecil berisi 30 kg ganja dan satu karung lagi berisi 20 kilogram ganja. Selain ganja, kami juga menyita barang bukti satu unit mobil Daihatsu Xenia, dua buah telepon genggam milik tersangka," katanya.

Kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 111 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara.

Deretan Hari Libur dan Tanggal Cuti Bersama Tahun 2020

Libur Natal Tahun Baru 2020, PHRI Kota Cirebon Catat Okupansi Hotel Meningkat

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved