Persib Bandung

Tim Besar, Uang Banyak, Posisi 6 Tidak Layak untuk Persib Bandung, Pengamat: Jangan Salah Start Lagi

Persib Bandung layak berada di tempat lebih baik karena berstatus tim besar dengan bisnis dan keuangan yang mapan dibandingkan tim lain.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Kisdiantoro
Tribun Jabar/Deni Denaswara
Pelatih Persib Bandung Robert Rene Albert (kedua kiri) memberikan arahan kepada pemain Ahmad Jufriyanto saat pemain mengikuti latihan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (17/11). Pemain di persiapkan fisik dan kekompakan serta skill di lapangan. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG ‑ Posisi enam bukanlah tempat yang seharusnya untuk Persib Bandung di Liga 1 2019.

Persib layak berada di tempat lebih baik karena berstatus tim besar dengan bisnis dan keuangan yang mapan dibandingkan tim lain.

"Memang sedikitnya di luar ekspektasi. Kita tahu Persib Bandung itu, kan, tim yang memiliki tradisi kuat yang selalu ada di papan atas.

Dari segi finansial, manajemen, sebenarnya bisa jadi percontohan untuk tim lain. Cuma pencapaiaan di musim ini (Liga 1 2019) sangat jauh dari harapan," ujar pengamat sepak bola nasional Supriyono Prima saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (26/12).

HASIL PENILAIAN TIM TERBAIK Liga 1 2019, Cuma Satu Nama Pemain Persib Bandung, Itu Pun di Cadangan

Menurutnya, pihak manajemen melakukan tindakan keliru di awal musim sehingga berdampak pada prestasi tim diakhir kompetisi.

"Artinya di situ ada mis, kesalahan. Saya berharap ke depan, coba dong jangan manajemen yang cari pemain. Tapi pelatih yang cari, ada sistem yang harus dibenahi. Yang kedua, ketika memilih pelatih pun harus kompeten, harus ada track record dan portfolio jelas, yang sesuai dengan harapan semua," katanya.

Saat pembentukan tim untuk menghadapi Liga 1 2019, manajemen menunjuk Miljan Radovic sebagai pengganti Mario Gomez. Mantan pemain Persib itu sebelumnya ditunjuk sebagai direktur teknik di akhir musim.

Namun, Miljan Radovic akhirnya keluar dari Persib Bandung menjelang kompetisi. Robert Alberts kemudian menjadi penggantinya.

"Situasi kemarin dari awal sudah ada yang mempertanyakan, penggantian ke Rene Alberts pun di tengah jalan. Sehingga Rene Alberts pun pasti menjalankan apa yang ada, dalam arti pemain yang sudah ada. Ujungnya, mereka sampai nomor enam," ucapnya.

KABAR Gembira Bagi Bobotoh, Mang Omid Janji Setia Bersama Persib Musim Depan, Ini Katanya

Supriyono berharap manajemen tak mengulangi kesalahan lagi untuk musim depan.

"Sebuah kompetisi itu butuh konsistensi. Ketika start-nya saja sudah terlambat, mau ada perubahan pemain di putaran kedua pun pasti tidak akan mengangkat. Apalagi kompetitor Persib itu banyak sekali," ujar Supriyono.

Dia memprediksi persaingan di musim depan akan semakin ketat. Sebab, di Liga 1 2019 saya banyak tim yang tampil di luar perkiraan.

Misalnya, Tira Persikabo, tim yang sempat mempati peringkat pertama tiba‑tiba terseok‑seok di putaran kedua. Sebaliknya, Persebaya Surabaya dan Persipura Jayapura malah bisa bangkit dan berhasil menutup kompetisi di peringkat tiga besar.

Hariono mencetak gol ke gawang PSM Makassar di laga terakhirnya bersama Persib Bandung, Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (22/12/2019)
Hariono mencetak gol ke gawang PSM Makassar di laga terakhirnya bersama Persib Bandung, Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (22/12/2019) (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

"Artinya di musim sekarang itu intensitas persaingan sangat tinggi. Kita tidak pernah tahu Persebaya yang terseok‑seok di awal musim bisa finis di posisi dua. Persipura awalnya juga terseok‑seok, ada di posisi tiga. Situasi ini yang kurang diantisipasi manajemen," katanya.

Untuk membangun tim yang kuat, Supriyono melihat Robert masih layak menakhodai Maung Bandung. Catatan apik pelatih asal Belanda di Indonesia bisa menjadi dasar manajemen tetap memakainya.

"Bahkan dulu saya pernah bilang ketika Radovic diganti dengan Robert, saya mengatakan ini jaminan Persib Bandung untuk ada di level atas, tapi situasinya berbeda," ujarnya.

Gosip Transfer Persib Part III, 2 Pemain Jabar Pulang Kampung, Sama Seperti Kebijakan Musim Lalu

Sekarang, sambung mantan bek tim nasional ini, tinggal bagaimana manajemen mendukung semua kebutuhan Robert untuk musim depan, terutama soal perekrutan pemain.

Jangan sampai, rekrutmen pemain itu mengikuti keinginan manajemen, bukan kebutuhan pelatih.

"Intinya di situ ada karakter Robert untuk permainan Persib lebih baik. Tinggal bagaimana kemampuan manajemen untuk membeli pemain yang sesuai dengan karakter Rene Alberts, dengan arti kata setiap individu harus bisa melakukan taktikal yang diinginkan Rene Alberts untuk mendapatkan konsistensi itu," katanya. (Tribunjabar.id/ Nazmi Abdurahman)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved