Pemkot Bandung Targetkan Penataan PKL di Cikapundung Barat Dilaksanakan Awal 2020

Pemerintah Kota Bandung akan mulai melakukan penataan kepada para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Cikapundung Bandung pada awal tahun 2020.

Dok.Tribun Jabar
Ilustrasi: Arus kendaraan yang terhambat akibat kendaraan yang parkir di badan Jalan Cikapundung Barat, Senin (25/12/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung akan mulai melakukan penataan kepada para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Cikapundung Bandung pada awal tahun 2020. Langkah ini diambil, menyusul suksesnya penataan PKL di kawasan Cicadas.

Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, untuk merealisasikan rencana tersebut, pihaknya akan memanfaatkan dana coorporate social responbility (csr) dari perusahaan Danone, dan berkolaborasi dengan 170 PKL di kawasan tersebut.

"Kami sudah bertemu dengan para PKL, InsyaAllah awal tahun baru, antara 1-5 Januari 2020. Kami akan mulai pasang lapak saat mereka libur, jadi tidak mengganggu aktivitas transaksi mereka," ujar Yana saat ditemui di Balaikota Bandung. Jalan Wastukencana, Bandung. Kamis (26/12/2019).

Penataan PKL Cicadas Usai, Kini Punya Wajah Baru dengan Nama Cicadas Market, Oded Berharap Ini

Pemerintah Kota Bandung resmi memperkenalkan Cicadas Market sebagai wajah baru Pedagang Kaki Lima (PKL) Cicadas di Jalan Ahmad Yani, Jumat (20/12/2019).
Pemerintah Kota Bandung resmi memperkenalkan Cicadas Market sebagai wajah baru Pedagang Kaki Lima (PKL) Cicadas di Jalan Ahmad Yani, Jumat (20/12/2019). (Humas.Bandung.go.id)

Selain bentuk, ukuran, dan warna tenda atau lapak dagang yang akan diseragamkan menjadi biru, tetapi juga akan dilakukan pengklasifikasian jenis dagangan yang dijual oleh para pedagang.

Terlebih, menurutnya penataan juga akan dilakukan penambahan beberapa fasilitas yang akan membuat para pengunjung semakin nyaman saat berbelanja, salah satunya mushola yang berada di dekat pintu masuk PLN.

"Intinya akan kami seragamkan semua, sama rata, maka dari itu, kami meminta kepastian data lengkap dari teman-teman PKL ini, agar jangan sampai jumlahnya bisa di kunci dan tidak bertambah," ucapnya.

Disinggung mengenai konsep penataan, Yana menjelaskan, karena kawasan Cikapundung Barat, Braga, dan Jalan Asia Afrika merupakan wajah dari Kota Bandung. Maka pihaknya akan membuat regulasi agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan, semisal, melakukan rotasi penataan operasional waktu antara PKL stempel dengan PKL Kuliner saat siang dan malam.

Selain itu, bagi PKL buku-buku bekas yang selama ini berjualan dengan menempel pada dinding kantor PLN, maka akan dibuatkan gerobak yang seragam. Termasuk, PKL kuliner yang berada di sekitaran Jalan ABC dan depan eks Matahari akan diberikan tenda yang di seragamkan.

"Terpenting mereka (PKL) harus mau ditata dan menata diri, agar tampak lebih rapih dan lebih baik, kalau semua sudah setuju dan nyaman, hayu kita tata babarengan,"katanya. (Cipta Permana).

Penulis: Cipta Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved